Jumat 07 Agustus 2020, 05:45 WIB

Penelitian Obat Harus Lewati Komite Etik

Ifa/Ata/H-3 | Humaniora
Penelitian Obat Harus Lewati Komite Etik

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Peneliti menyiapkan pengujian imunomodulator (peningkat imun tubuh) bagi pasien Covid-19 di Laboratorium Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI.

 

KEMENRISTEK/BRIN mengatakan pihaknya membuka selebar-lebarnya kesempatan untuk penelitian, terutama yang berhubungan dengan covid-19. Namun, terdapat etika ketika ilmuwan atau akademisi menemukan suatu obat. Untuk penelitian obat, peneliti harus menyusun proposal terlebih dahulu yang diajukan ke komite etik yang telah di­atur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 240 Tahun 2016 tentang Komisi Etika Penelitian Kesehatan.

“Harus lulus di situ, mendapatkan ethical clearance. Apalagi melibatkan subjek manusia, yang mana ada kerahasiaannya, keamanan, keselamatan, dan dignity-nya, harus dilindungi. Makanya harus ada informed consent. Jadi, dia mengambil keputusan setelah kita jelaskan,” jelas Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 Kementerian Riset dan Teknologi/BRIN Prof Ali Ghufron Mukti dalam telekonferensi di Graha BNPB, kemarin.

“Jadi, tidak bisa ujug-ujug, ‘Saya udah menemukan obat ini’,” imbuhnya. Obat herbal atau jamu yang tidak memerlukan uji klinis juga harus melalui proses untuk mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM).

Di kesempatan terpisah, Kepala Badan POM Penny K Lukito menghadiri Kick-off Meeting dan Simulasi Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, kemarin.

“Pelaksanaan uji klinis harus memenuhi aspek ilmiah dan menjunjung tinggi etika penelitian sesuai dengan pedoman cara uji klinis yang baik (CUKB atau good clinical practice/GCP),” jelas Penny.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu mendukung pemerintah dengan menjadi konsumen yang bijak dalam menyikapi berbagai informasi tentang pengembangan obat untuk covid-19. (Ifa/Ata/H-3)

Baca Juga

Ilustrasi

Kemenkes Sudah Salurkan Rp2,3 Triliun untuk Insentif Nakes

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 25 September 2020, 21:39 WIB
Data Badan PPSDM Kesehatan, per tanggal 23 September 2020 total anggaran yang telah disalurkan untuk insentif tenaga kesehatan sebesar Rp...
ANTARA/Adiwinata Solihin

Pemulihan 14 Juta Hektare Lahan Kritis Butuh 60 Tahun

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 25 September 2020, 21:38 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memperkirakan upaya pemulihan 14 juta hektare lahan kritis di Indonesia membutuhkan waktu...
ANTARA/PUSPA PERWITASARI

Ibu Rumah Tangga Ujung Tombak Tekan Klaster Keluarga

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 25 September 2020, 19:15 WIB
Menteri PPPA mengajak keluarga-keluarga di Indonesia untuk bergotong-royong bersama memerangi pandemi covid-19 dan menekan penularan dalam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya