Jumat 07 Agustus 2020, 01:06 WIB

Jatim Masukkan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Dalam Perda

Faishol Taselan | Nusantara
Jatim Masukkan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Dalam Perda

ANTARA/Umarul Faruq
Sejumlah warga mengikuti acara peluncuran Jatim Bermasker di Balai Desa Pepelegi, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

 

PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur memasukkan aturan terkait sanksi bagi mereka yang melanggar dalam Peraturan Daerah (Perda). Aturan soal sanksi dimasukkan dalam perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2019 yang di dalamnya mengatur tentang penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

"DPRD Jatim sudah menyetujui dimasukkan soal sanksi itu dalam Perda terhadap pelanggar protokol kesehatan di masa Adaptasi Kenormalan Baru (AKB)," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Kamis (7/8).

Salah satu materi yang ada dalam Perda ini adalah pengembangan jenis sanksi administratif dan atau penerapan sanksi pidana dalam pelaksanaan
pembatasan kegiatan masyarakat dan pemberlakuan protokol-protokol tertentu sesuai dengan jenis bencana yang terjadi.

"Pada perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2019 sudah ada aturan yang mengatur soal ketertiban dan ketentraman. Termasuk aturan keramaian di
tempat umum, tambang, lingkungan hidup dan sebagainya yang mengatur banyak hal. Nah di perubahan kali ini ditambahkan dengan pembatasan kegiatan masyarakat," terang Khofifah.

Perubahan Perda tersebut akan menjadi payung hukum bagi peraturan bupati dan wali kota dalam rangka penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum sekaligus perlindungan masyarakat di masa pandemi Covid-19. Tujuannya untuk menekan jumlah kasus positif Covid-19.

"Prinsipnya bahwa untuk mewujudkan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat itu harus semua bersama-sama dalam satu nafas
dan gerakan," Khofifah. (R-1)

 

Baca Juga

DOK MI

Pemkab Malang Beri Diskon PBB Sebesar 35%

👤Bagus Suryo 🕔Rabu 30 September 2020, 17:20 WIB
Kebijakan pembebasan denda dan pengurangan PBB perdesaan dan perkotaan tersebut untuk mengurangi beban masyarakat akibat terdampak...
MI/Lilik Darmawan

Koleksi Harimau Benggala TRMS Serulingmas Bertambah

👤Lilik Darmawan 🕔Rabu 30 September 2020, 17:10 WIB
Direktur Perumda TRMS Banjarnegara Lulut Yekti Adi mengatakan dengan tambahan dua ekor anak harimau itu, membuat koleksi harimau Benggala...
MI/Dwi Apriani

Pasar Tradisional di Palembang Masih Jadi Klaster Covid-19

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 30 September 2020, 16:57 WIB
Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda meminta setiap pengurus pasar tradisional agar meningkatkan protokol kesehatan guna mencegah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya