Jumat 07 Agustus 2020, 01:15 WIB

Malaysia tak Ingin Terjebak Perselisihan Tiongkok-AS

Malaysia tak Ingin Terjebak Perselisihan Tiongkok-AS

Dok. Istimewa
Menteri Luar Negeri Malaysia Hishammuddin Hussein

 

MENTERI Luar Negeri Malaysia Hishammuddin Hussein mengatakan negaranya harus memastikan tidak diseret dan terjebak dalam pergolakan geopolitik antara dua negara adidaya terkait upaya menyelesaikan perselisihan di Laut China Selatan.

Hishammuddin berbicara di parlemen, menjawab pertanyaan dari anggota Parlemen (MP) tentang status tuntutan Tiongkok untuk wilayah di Laut China Selatan dan bagaimana hal ini berdampak pada keamanan juga kedaulatan Malaysia.

Berbicara di parlemen, pada Rabu (5/8), Hishammuddin menggarisbawahi kementerian nya ingin menyelesaikan sengketa secara konstruktif. Pihaknya akan melakukan negosiasi diplomatik yang tepat dan menyoroti dua masalah utama yang dihadapi Malaysia.

“Pertama, saya tidak ingin Malaysia diseret dan terjebak dalam pergolakan geopolitik antara negara-negara adidaya. Kita harus mencegah insiden yang tidak diinginkan terjadi di perairan teritorial kita. Kita juga harus mencegah bentrokan militer di perairan antara pihak-pihak terkait,” ungkapnya seperti dilansir CNA.

Kedua, dia mengatakan sengketa Laut China Selatan tidak dapat dijadikan sebagai masalah yang akan menyebabkan perpecahan antara negara-negara ASEAN. Dia menginginkan ASEAN tetap bersatu sebagai satu blok, terutama dalam menghadapi tekanan Tiongkok dan AS serta sekutunya.

“Jika kita mengikuti narasi dan menyerah pada tekanan kekuatan super, potensi bagi negara-negara ASEAN untuk membungkuk dan memihak negara-negara tertentu akan tinggi. Saat menghadapi kekuat an super besar, kita harus bersatu sebagai satu blok sehingga kekuatan kita akan disinergikan secara efektif,” imbuhnya.

Menurutnya, sengketa wilayah Malaysia di Laut China Selatan tidak hanya dengan Tiongkok, tetapi juga klaim yang tumpang-tindih dengan sesama negara ASEAN, seperti Filipina, Vietnam, dan Brunei.

“Jika ASEAN pecah dan Malaysia tidak mampu melawan AS dan Tiongkok, peluang terbaik kami ialah ASEAN tetap solid. Untuk menyelesaikan masalah Laut China Selatan dengan Tiongkok, kita harus memastikan solidaritas ASEAN kuat dan kita tetap bersatu sebagai satu blok,” tegasnya. (CNA/Van/I-1)

Baca Juga

AFP

Kanselir Jerman Khawatir dengan Lonjakan Cepat Kasus Korona

👤Nur Aivanni 🕔Senin 28 September 2020, 18:24 WIB
Merkel pun meminta warga untuk menjaga kebersihan dan menggunakan masker jika menjaga jarak sosial tidak bisa...
AFP

Kasus Covid-19 di India Lampaui 6 juta

👤Nur Aivanni 🕔Senin 28 September 2020, 12:45 WIB
Perdana Menteri Narendra Modi meminta orang-orang untuk tetap mengenakan penutup wajah ketika mereka keluar...
AFP/NELSON ALMEIDA

Kasus Harian Akibat Covid-19 di Brasil Alami Peningkatan

👤Nur Aivanni 🕔Senin 28 September 2020, 11:53 WIB
Sao Paulo sejauh ini mencatat 35.108 kematian, yang diikuti oleh Rio de Janeiro, dengan 18.278 kematian akibat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya