Jumat 07 Agustus 2020, 00:55 WIB

Bantuan Kemanusiaan Terus Berdatangan

Faustinus Nua | Internasional
Bantuan Kemanusiaan Terus Berdatangan

AFP
Sejumlah bangunan runtuh akibat ledakan dahsyat yang mengguncang Beirut, Libanon

 

BANTUAN kemanusiaan dari komunitas internasional terus berdatangan untuk korban bencana ledakan dahsyat yang menghancurkan Beirut pada Selasa (4/8).

Terbaru, Jerman telah mengirim tim penyelamat dan medis beserta perlengkapannya, sedangkan Irak akan mengirim bahan bakar dan makanan. Tim penyelamat Jerman akan membantu pihak berwenang Libanon untuk menemukan korban yang terperangkap di bawah reruntuh an di Beirut. 

Tim dari THW Jerman, organisasi darurat negara itu, dan SAR Internasional Jerman terbang dari Frankfurt menuju Beirut. Mereka juga mengirim tim medis serta 15 ton peralatan.

Sementara itu, delegasi Irak yang dipimpin Menteri Perminyakan bertemu dengan Perdana Menteri Libanon Hassan Diab dan memberitahu nya bahwa Baghdad akan memberikan bantuan bahan bakar ke Beirut. Media lokal Libanon juga mengatakan sejumlah gandum akan
tiba dari Irak.

Bank Dunia juga menyatakan siap memobilisasi pembiayaan untuk pemulihan Libanon. Mereka akan menilai kerusakan dan kebutuhan Libanon setelah ledakan serta bekerja dengan mitra negara untuk memobilisasi pembiayaan publik dan swasta untuk rekonstruksi juga pemulihan.

“Kami juga bersedia untuk memprogram ulang sumber daya yang ada dan mengeksplorasi pembiayaan tambahan untuk mendukung pembangunan kembali kehidupan dan mata pencaharian orangorang yang terkena dampak bencana ini,” tulis Bank Dunia dalam sebuah pernyataan yang dilansir situs berita Al Jazeera, kemarin.

Dukungan juga datang dari PBB yang bekerja sama dengan pihak berwenang di Libanon untuk tanggapan berkelanjutan. WHO akan mengirim tim ahli kesehatan ke negara itu guna menyelidiki dan menilai situasi di Beirut.

“WHO bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Libanon untuk melakukan penilaian fasilitas rumah sakit di Beirut, fungsionalitas nya, dan kebutuhan dukungan tambahan, terutama di tengah pandemi covid-19,” kata Wakil Juru Bicara PBB, Farhan Haq.

“Tim ahli sedang dikirim ke Beirut saat ini untuk membantu tanggap darurat. Para ahli sedang dalam perjalanan untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan perkotaan. Tim juga dilengkapi untuk melakukan penilaian cepat tentang situasi di lapangan dan membantu mengoordinasikan aktivitas tanggap darurat,” tambah Farhan.


Pelaut selamat

Kedutaan Besar Filipina di Libanon membenarkan 10 dari 11 pelaut yang semula dilaporkan hilang di dekat lokasi ledakan di Beirut kini sudah ditemukan selamat.

Menurut pernyataan dari pemerintah Filipina, para pelaut tersebut mengalami luka ringan dan kini sedang dirawat perusahaan perkapalan mereka. Namun, satu pelaut lainnya hingga kini belum ditemukan.

Sebelumnya, pemerintah Filipina melaporkan sedikitnya dua pekerja Filipina tewas dan enam pekerja lainnya luka-luka dalam ledakan di sebuah gudang tersebut. Ledakan yang terjadi di pelabuhan kota Beirut itu telah menyebabkan sedikitnya 135 korban tewas dan sekitar
5.000 orang luka-luka. 

Otoritas setempat memperkirakan jumlah korban akan terus meningkat seiring upaya evakuasi pada korban yang terjebak puing-puing bangunan. (X-11)
 

Baca Juga

AFP

Pertempuran di Nagorno-Karabakh Renggut Puluhan Jiwa

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 30 September 2020, 14:25 WIB
JUMLAH total warga sipil yang tewas telah meningkat menjadi 11 orang, yakni sembilan di Azerbaijan dan dua di Armenia, sehingga total...
AFP/Giannis Papanikos

Pekan Depan, Menlu AS Kunjungi Tiga Wilayah Asia

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 30 September 2020, 14:15 WIB
Kunjungan Kerja Mike Pompeo menyasar wilayah Jepang, Korea Selatan dan Mongolia. Dia diperkirakan fokus membahas berbagai isu terkait...
AFP/Oli SCARFF

Inggris Laporkan Kenaikan Harian Tertinggi Kasus Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 30 September 2020, 12:05 WIB
Menurut surat kabar The Guardian, wabah covid-19 telah dilaporkan setidaknya di 50 kampus di seluruh...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya