Kamis 06 Agustus 2020, 21:15 WIB

DPR Desak Anggaran POP Dialihkan untuk Biaya Internet Siswa

Antara | Humaniora
DPR Desak Anggaran POP Dialihkan untuk Biaya Internet Siswa

Kemendikbud
Program Organisasi Penggerak dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

 

WAKIL Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mengusulkan agar anggaran untuk Program Organisasi Penggerak (POP) sebanyak Rp595 miliar dapat dialihkan untuk pengadaan titik hotspot internet gratis bagi pelajar dan mahasiswa.
 
"Alihkan saja setengah triliun itu untuk 52,5 juta pelajar dan mahasiswa di seantero negeri ini agar gratis mengakses pembelajaran daring," kata Fikri Faqih dalam rilis yang diterima di Jakarta, hari ini.

Menurut dia, kontroversi program organisasi penggerak (POP) yang digagas Mendikbud Nadiem Makariem telah membuat gaduh di masyarakat, dan memicu gelombang protes dari beragam kalangan.

Untuk itu, ia merekomendaskan agar daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) khusus POP direvisi menjadi program lain.
 
"Usulan saya adalah mengadakan <em>hotspot</em> internet gratis yang tersebar di tiap RW, minimal kantor desa/ kelurahan, khususnya untuk pelajar dan mahasiswa yang berjumlah lebih dari 52,5 juta orang," katanya.

Fikri menambahkan, program ini disesuaikan dengan kondisi pandemi yang masih berlangsung, yakni tetap dalam protokol kesehatan ketat, serta pelaksanaannya bisa dilakukan bergantian atau sesuai jadwal sekolah.
 
Di samping itu, ujar dia, pengadaan banyak titik hotspot bertujuan agar mengurangi konsentrasi massa yang berkumpul. "Idealnya di tiap RW ada, atau dipecah lagi menjadi beberapa titik, misalnya tiap RT ada hotspot, hal ini bisa saja kombinasi antara dana pemerintah sebagai stimulus dengan swadaya masyarakat di lingkungan tersebut," ujar Fikri.(OL-4)

Baca Juga

Ilustrasi

Kemenkes Sudah Salurkan Rp2,3 Triliun untuk Insentif Nakes

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 25 September 2020, 21:39 WIB
Data Badan PPSDM Kesehatan, per tanggal 23 September 2020 total anggaran yang telah disalurkan untuk insentif tenaga kesehatan sebesar Rp...
ANTARA/Adiwinata Solihin

Pemulihan 14 Juta Hektare Lahan Kritis Butuh 60 Tahun

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 25 September 2020, 21:38 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memperkirakan upaya pemulihan 14 juta hektare lahan kritis di Indonesia membutuhkan waktu...
ANTARA/PUSPA PERWITASARI

Ibu Rumah Tangga Ujung Tombak Tekan Klaster Keluarga

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 25 September 2020, 19:15 WIB
Menteri PPPA mengajak keluarga-keluarga di Indonesia untuk bergotong-royong bersama memerangi pandemi covid-19 dan menekan penularan dalam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya