Kamis 06 Agustus 2020, 17:59 WIB

Wiku Sebut Vaksin Indonesia Salah Satu yang Tercepat

Andhika Prasetyo | Humaniora
Wiku Sebut Vaksin Indonesia Salah Satu yang Tercepat

ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Petugas kesehatan menunjukan vaksin saat simulasi uji klinis vaksin COVID-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran

 

JURU Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan vaksin covid-19 Sinovac yang tengah dikembangkan di Tanah Air merupakan satu dari tujuh vaksin di dunia yang telah memasuki tahap akhir atau uji klinis ketiga.

Sedianya, ada ratusan vaksin yang sedang dikembangkan di berbagai negara namun masih berada pada tahap awal dan pertengahan.

Wiku menyebutkan ada 139 kandidat vaksin yang masih dalam fase praklinis. Sebanyak 25 vaksin sudah memasuki fase uji klinis pertama dan 17 vaksin sudah di uji klinis kedua.

"Di dunia ini, semua negara berlomba-lomba mengembangkan vaksin karena itu adalah salah satu-satunya cara untuk melindungi masyarakat," ujar Wiku di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (6/8).

Baca juga:  Sederet Tes akan Dijalani Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Wiku menjelaskan, vaksin merupakan solusi jangka panjang dari perosalan pandemi yang saat ini melanda hampir seluruh negara di dunia. Tidak pelak, upaya untuk menemukan vaksin yang benar-benar efektif pun membutuhkan waktu lama.

Para ahli harus terlebih dulu melakukan uji coba kepada ribuan orang demi memastikan aman dan efektif tanpa menimbulkan efek samping

"Proses kita masih panjang. Oleh karena itu, untuk saat ini, sebelum vaksin ditemukan, pencegahan adalah kunci utama untuk menekan jumlah kasus positif. Masyarakat harus bisa menjalankan protokol kesehatan secara ketat," ucapnya.(OL-5)

Baca Juga

Dok BIN

BIN Pastikan Pakai Lab PCR Berstandar Tinggi

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 28 September 2020, 21:37 WIB
BIN menegaskan tingkat keakuratan tes usap ini telah memenuhi standar protokol...
Thinkstock

World Heart Day 2020: Perbaiki Kualitas Hidup Pasien Gagal Jantung

👤Eni Kartinah 🕔Senin 28 September 2020, 21:06 WIB
Dari sekitar 2.000 pasien gagal jantung, penyebab terbanyak di Indonesia adalah hipertensi, penyakit jantung koroner, dan...
Antara

Kemendikbud: Jika Kuota Umum Diperbesar, Operator Nggak Kuat

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Senin 28 September 2020, 20:15 WIB
BANYAK siswa dan guru meminta pemerintah meningkatkan porsi kuota umum pada subsidi kuota internet yang disalurkan Kemendikbud. Sayangnya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya