Kamis 06 Agustus 2020, 09:38 WIB

Warga AS Ini Kagumi Penanganan Covid-19 di Indonesia

mediaindonesia.com | Humaniora
Warga AS Ini Kagumi Penanganan Covid-19 di Indonesia

Fb Steve Krecik
Steve Krecik saat menjalani rangkaian protokol kesehatan

 

STEVE Krecik, pria berkebangsaan Amerika Serikat yang melakukan perjalanan ke Bali, Indonesia, ini mengagumi pelayanan dan penanganan covid-19 yang ada di Bumi Pertiwi.

Hal tersebut ia tuangkan dalam unggahan status di lama facebook pribadinya. Steve menceritakan bagaimana perlakuan yang didapat saat dia mendarat di Jakarta dan ketika berada di bandara O'Hare, Chicago, Amerika Serikat, lima pekan lalu.

"Tidak ada yang peduli dengan kesehatan kami atau siapa pun. Beberapa orang malah bepergian dengan tidak mengenakan masker," tulis Steve pada Selasa (4/8).

Ia menyebut adanya kekacauan akibat teori konspirasi yang dipolitisasi dan pada akhirnya membodohi.

Baca juga:  Bandara Ngurah Rai Siapkan Layanan Rapid Test untuk Penumpang

Namun hal yang didapat di AS berbeda dengan yang ia alami ketika sampai di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (31/7) lalu yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. Ia mendapat pelayanan ramah saat menjalani serangkaian protokol kesehatan.

"Suhu tubuh kami diperiksa, mengisi formulir dan kami dibawa dengan bus ke fasilitas yang disediakan pemerintah. Dibawa ke apartemen dengan fasilitas dua kamar tidur kecil di lantai 13, lalu diberi makanan ringan dan handuk segar," tutur Steve.

Hari berikutnya, ujar Steve, ia menjalani tes PCR dan menunggu hasilnya selama tiga hari, tiga malam. Selama itu pula, dirinya diberi makan sebanyak tiga kali sehari lengkap dengan buah dan makanan ringan. Selama tinggal di apartemen itu pun, ia mengaku mendapat penjagaan oleh pihak militer.

"Catat, setiap tes, setiap transportasi, setiap makanan semuan diberikan secara gratis. Petugas pun melayani dengan ramah dan menyenangkan, kontras sekali dengan yang terjadi di bandara O'Hare," imbuhnya.

Indonesia, lanjut Steve, merupakan negara berkembang dan luas namun mampu memiliki penanganan covid-19 dengan program berbasis ilmiah untuk membatasi jumlah kasus per harinya.

"Mereka (Indonesia) berusaha keras, sementara kita kalah dalam perjuangan ini. God bless Indonesia and God Help America," tutupnya.(OL-5)

Baca Juga

Antara/Irwansyah Putra

Digelar Virtual, FLS2N 2020 Kembangkan Talenta Siswa Indonesia

👤Syarief Oebaidillah 🕔Jumat 25 September 2020, 00:08 WIB
Pada masa pandemi Covid-19, siswa mengikuti FLS2N secara daring mengikutsertakan karyanya dari rumah dengan mengunggah karya melalui laman...
Mi/Andri Widiyanto

Asosiasi Travel Sambut Gembira Rencana Arab Saudi Buka Umrah

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 24 September 2020, 23:30 WIB
Disisi lain pihak pemerintah Saudi melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan menyeleksi negara yang diperbolehkan menggelar umrah...
Antara/Arif Firmansyah

Pembatasan Sosial Berskala Mikro Lebih Efektif Anggaran

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 24 September 2020, 22:13 WIB
"Dengan pembatasan berskala mikro, kita bisa menggunakan anggaran secara lebih efektif dan optimal. Dana yang digunakan lebih fokus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya