Kamis 06 Agustus 2020, 09:21 WIB

Kejati NTT Tingkatkan Penyidikan Kasus Penyelewengan Aset Tanah

Antara | Nusantara
Kejati NTT Tingkatkan Penyidikan Kasus Penyelewengan Aset Tanah

MI/Palce Amalo
Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi NTT, Abdul Hakim

 

KEJAKSAAN Tinggi Nusa Tenggara Timur menemukan adanya unsur perbuatan atau penyalahgunaan kewenangan dalam kasus pengalihan aset tanah milik pemerintah Kota Kupang kepada pihak ketiga. Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi, Abdul Hakim mengatakan unsur melawan hukum ini ditemukan merupakan hasil gelar perkara penanganan kasus pengalihan aset tanah milik pemerintah Kota Kupang yang berlangsung Rabu (5/8).
  
Abdul Hakim mengungkapkan dalam gelar perkara yang dipimpin langsung Kejati NTT Yulianto dan dihadiri Wakajati serta Kajari Kota Kupang Maks Oder Sombu serta sejumlah penyidik ini menyimpulkan kasus pengalihan aset tanah milik pemerintah Kota Kupang seluas 19.464 M2 di Kelurahan Kelapa Lima tidak sesuai ketentuan.

"Sehingga status kasus yang sebelumnya pada tahap penyelidikan ditingkatkan menjadi penyidikan," kata Abdul Hakim, Kamis (6/8).
  
Penanganan hukum kasus yang diduga melibatkan mantan Wali Kota Kupang Jonas Salean itu yang sebelumnya ditangani Kejaksaan Negeri Kota Kupang diambil alih Kejaksaan Tinggi NTT untuk dilakukan penyidikan lebih mendalam. Dikatakannya, peningkatan status kasus pengalihan aset tanah ke tahap penyidikan untuk memperdalam penyidikan terhadap kasus tindak pidana yang dilakukan guna menemukan tersangka.

baca juga: Pengedar Simpan Narkoba di Paket Sembako

"Kasus dugaan korupsi dalam pengalihan aset tanah ini secara resmi diambil alih oleh Kejaksaan Tinggi NTT," tegas Abdul Hakim.
  
Kejaksaan Tinggi NTT sebelumnya telah memanggil mantan Wali Kota Kupang Jonas Salean untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus pengalihan aset tanah tersbut, namun Jonas Salean tidak penuhi panggilan penyidik dengan alasan sedang proses pemulihan pascaoperasi di bagian kepala. (OL-3)

Baca Juga

MI/Arnoldus Dhae

Wamen LHK Beri Nama Buaya yang Lahir di Bali Safari Park

👤Arnoldus Dhae 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 05:49 WIB
Buaya Sinyulong dikategorikan rentan atau vulnerable dalam daftar merah IUCN karena populasinya kurang dari 2.500 individu dan terus...
Ilustrasi

Ketahuan Dukung Cakada, Oknum ASN di Kepri Bakal Diberi Sanksi

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 02:45 WIB
Komisioner Bawaslu Indrawan Susilo Prabowoadi menjelaskan kedua oknum dimaksud masing-masing berinisial KM seorang ASN Polda Kepri dan TS...
MI/Dwi Apriani

Cuti Bersama, Volume Mobil di Tol Sumatera Diperkirakan Naik 100%

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 02:10 WIB
"Kita prediksi pada libur panjang ini, kendaraan yang melintas di JTTS naik hingga 100 persen dari hari biasanya sebanyak 4.000 unit,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya