Kamis 06 Agustus 2020, 08:52 WIB

Libanon Perintahkan Penahanan Pejabat Pelabuhan

Faustinus Nua | Internasional
Libanon Perintahkan Penahanan Pejabat Pelabuhan

AFP/Joseph Eid
Pelabuhan Beirut yang rusak akibat ledakan

 

PIHAK keamanan Libanon tengah menyelidiki ledakan dahsyat yang mengguncang ibu kota Beirut pada Selasa (4/8). Saat ini, mereka berfokus pada kemungkinan adanya kelalaian dalam penyimpanan berton-ton bahan pupuk yakni amonium nitrat yang menjadi penyebab ledakan itu.

Dikutip Al Jazeera, pemerintah Libanon memerintahkan untuk menahan beberapa pejabat pelabuhan. Sehingga bisa mendukung dan membantu proses penyelidikan yang tengah berjalan.

Hingga kini, penyebab ledakan belum diketahui secara pasti, tetapi otoritas mengaitkan ledakan itu dengan sekitar 2.750 ton amonium nitrat. Zat kimia itu disita dan telah disimpan di gudang pelabuhan selama 6 tahun.

Baca juga: Warga Panik Saat Ledakan Guncang Libanon

Adapun, ledakan itu mengirimkan gelombang kejut ke seluruh ibu kota Beirut, menewaskan sekitar 135 orang dan melukai 5.000 lainnya. Para pejabat memperkirakan jumlah korban tewas akan bertambah ketika tim penyelamat mencari korban yang terjebak di reruntuhan.(Aljazeera/OL-5)

Baca Juga

AFP

Madrid Berisiko Serius tanpa Aturan yang Lebih Ketat

👤MI 🕔Senin 28 September 2020, 00:35 WIB
PEMERINTAH Spanyol mendesak pihak berwenang di Madrid untuk memperketat aturanaturan pembatasan virus korona...
Dok. Istimewa

Indonesia Bantah Tuduhan Vanuatu di Dewan HAM PBB

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Senin 28 September 2020, 00:10 WIB
INDONESIA menolak tegas pernyataan delegasi Vanuatu pada sesi pembahasan Dialog Interaktif (Interactive Dialogue) dengan Pelapor Khusus...
AFP/Evan Schneider

Modi Janjikan Vaksin di India untuk Seluruh Dunia

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 27 September 2020, 20:50 WIB
"Sebagai negara penghasil vaksin terbesar di dunia, saya ingin memberikan satu jaminan lagi kepada komunitas global saat ini,"...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya