Kamis 06 Agustus 2020, 05:02 WIB

Pelanggar Protokol Kesehatan akan Dikenai Sanksi

Pra/Fer/RZ/X-7 | Politik dan Hukum
Pelanggar Protokol Kesehatan akan Dikenai Sanksi

Antara/Indrianto Eko Suwarso
Ilustrasi -- Pelanggar protokol kesehatan mendapatkan sanksi kerja sosial menyapu jalan di Bundaran HI, Jakarta, Minggu, 26 Juli 2020.

 

PRESIDEN Joko Widodo menginstruksikan seluruh kepala daerah untuk segera menyusun dan menetapkan peraturan gubernur/bupati/wali kota yang berisikan kewajiban-kewajiban masyarakat dalam pelaksanaan protokol kesehatan secara ketat.

Arahan tersebut tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, yang sudah ditandatangani Jokowi, kemarin

Regulasi tersebut harus memuat sanksi terhadap para pelanggar, baik perorangan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, maupun penanggung jawab tempat dan fasilitas umum.

‘Sanksi yang dimaksud berupa teguran lisan atau teguran tertulis, kerja sosial, denda administratif, atau penghentian atau penutupan sementara penyelenggaraan usaha’, tulis aturan tersebut.

Dalam pelaksanaan penyusunan peraturan, Presiden Jokowi menginstruksikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk memberikan pedoman teknis serta pendampingan kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Kapolri juga diminta bekerja sama dengan Panglima TNI untuk menggiatkan patroli dalam mengawasi kedisiplinan masyarakat.

Saat dihubungi secara terpisah, Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Anne Ratna Mustika menyambut positif terbitnya instruksi presiden tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Purwakarta siap menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020. Kami menunggu regulasi teknisnya untuk selanjutnya akan segara membuat peraturan bupati,” ujarnya.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan mencatat kasus terkonfirmasi positif covid-19, sampai kemarin siang, total sebanyak 116.871 setelah ada penambahan 1.815 orang.

Kemudian untuk pasien sembuh menjadi 73.889 setelah ada penambahan sebanyak 1.839 orang. Untuk kasus meninggal menjadi 5.452 dengan penambahan 64 orang. (Pra/Fer/RZ/X-7)

Baca Juga

dok kejagung

Buron 5 Tahun, Pemalsu Merek Ditangkap Kejagung

👤Aries Wijaksena 🕔Rabu 30 September 2020, 21:50 WIB
Asmadi merupakan buronan terpidana kasus pemalsuan merek produk antena...
Antara

Duh! MA Korting Vonis Anas Jadi 8 Tahun

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Rabu 30 September 2020, 20:59 WIB
Mahkamah Agung atau mal, kok doyan kasih...
Antara

Survei: Minim, Publik Percaya Kebangkitan PKI

👤Putra Ananda 🕔Rabu 30 September 2020, 20:28 WIB
"Isu ini harus berakhir. Isu ini membuat rekonsiliasi tidak mungkin. Orang yang masih bicara seperti itu (PKI bangkit) menurut saya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya