Rabu 05 Agustus 2020, 23:33 WIB

Zydus Cadila Vaksin Buatan India Terbukti Aman di Tahap Awal

Antara | Internasional
Zydus Cadila Vaksin Buatan India Terbukti Aman di Tahap Awal

Dokumentasi: Medcom.id
Covid-19

 

Perusahaan farmasi India Zydus Cadila pada Rabu (5/8) mengatakan calon vaksin virus korona buatannya terbukti aman dan berterima dalam uji coba manusia tahap awal.

Pada Kamis perusahaan tersebut akan memulai uji coba tahap menengah calon vaksin ZyCoV-D pada 1.000 lebih relawan dewasa yang sehat guna menguji kemanjuran vaksin, katanya melalui berkas pengajuan regulator.

Zydus berencana menyelesaikan uji coba tahap akhir ZyCoV-D pada Februari atau Maret dan berencana memproduksi hingga 100 juta dosis pada tahun pertama, menurut pimpinan perusahaan kepada Reuters bulan lalu.

Keamanan calon vaksin pada relawan yang terdaftar dalam uji coba tahap awal, yang diberikan dosis sejak 15 Juli, didukung oleh dewan pengawas keamanan data independen.

Zydus menjadi salah satu produsen obat generik India yang memiliki kesepakatan berlisensi dengan Gilead Sciences yang berbasis di Amerika Serikat untuk membuat remdesivir, obat antivirus yang disetujui AS sebagai pengobatan darurat untuk melawan wabah virus korona.

India melaporkan lonjakan harian lebih dari 50.000 infeksi covid-19 selama tujuh hari beruntun pada Rabu. Total kasus covid-19 di India kini mencapai 1,91 juta kasus, tertinggi ketiga di dunia, setelah AS dan Brazil. (OL-12)

Baca Juga

Thinkstock

Bocorkan Rahasia Negara Tibet Pecat Pejabat Senior

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 26 September 2020, 20:30 WIB
Selain dicopot dari jabatan dan struktur kepengurusan partai, harta kekayaan yang diperoleh Wang secara ilegal turut...
Ilustrasi

Satu Juta Dosis Vaksin Covid-19 Dipesan Kosta Rika

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 26 September 2020, 20:00 WIB
Pemerintah Kosta Rika pada Jumat (25/9) mengumumkan telah bergabung dengan program vaksin COVAX yang dipimpin oleh Organisasi Kesehatan...
Antara

Peru Buka Aktivitas Ekonomi Secara Bertahap

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 26 September 2020, 19:30 WIB
Hal itu dapat dilakukan asalkan kasus virus korona terus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya