Rabu 05 Agustus 2020, 20:36 WIB

Dinkes DKI Waspadai Penderita Komorbid Seiring Covid-19

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Dinkes DKI Waspadai Penderita Komorbid Seiring Covid-19

Dokumentasi : Medcom.id
Ilustrasi covid-19

 

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengidentifikasi warga yang memiliki penyakit penyerta atau kormobid untuk mengantisipasi penularan covid-19.

Penderita komorbid rentan tertular virus menular tersebut. Oleh karenanya, Kepala Dinas Kesehatan Widyastuti menuturkan, masih terus mewaspadai kelompok berisiko itu dengan sebuah aplikasi.

"Kami buat aplikasi di mana kami punya data siapa yang terdaftar dalam kelompok berisiko. Semakin tua warnanya semakin tinggi risiko itu di situ. Indikator misal lanjut usia lebih dari 60 tahun, lalu penyakit bawaan seperti diabetes melitus. Ada stroke, gangguan ginjal, cancer, ibu hamil, kami petakan," ungkap Widyastuti dalam tayangan Youtube BNPB, Jakarta, Rabu (5/8).

Widyastuti juga menerangkan, jika pihaknya menemukan kasus covid-19 dari kelompok berisiko, ada koordinasi dari tim gugus tugas tingkat RW dan puskesmas yang melacak kasus tersebut.

"Mereka akan identifikasi kelompok-kelompok yg paling berisiko dan daerah mana yang palong tinggi kasus untuk testing aktif oleh puskesmas," ungkap Widyastuti.

Di satu sisi, ia menyebut yang menjadi permasalahan lain ialah masih banyak warga Jakarta yang tidak menganggap covid-19 sebagai ancaman.

"Yang menarik adalah ternyata masih ada persepsi dari warga yang belum memahami dengan benar bahwa covid-19 itu masih menjadi ancaman. Masih menganggap covid-19 itu nanti selesai sendiri," tandas Widyastuti. (OL-12)

Baca Juga

MI/Fransisco Carolio

Wagub DKI: Perda Covid-19 Mencakup Keringanan Pajak

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 30 September 2020, 17:48 WIB
Pembentukan aturan khusus ini juga bertujuan mendorong pelaku usaha di Ibu Kota agar bisa bertahan saat pandemi covid-19, serta menciptakan...
dok MI

Dokter Tersangka Kasus Aborsi Meninggal Bukan karena Covid-19

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 30 September 2020, 17:46 WIB
Polisi memastikan tersangka kasus aborsi dr Sarsanto W Sarwono, 84, yang meninggal dunia bukan karena terinfeksi...
Ilustrasi

14 Saksi Diperiksa Terkait Pelarian Napi WN Tiongkok

👤Cindy Ang 🕔Rabu 30 September 2020, 16:57 WIB
"Ada 14 saksi yang telah diperiksa yaitu istri dan juga ada beberapa orang disekitar kediaman istri tersangka di daerah Bogor...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya