Rabu 05 Agustus 2020, 20:35 WIB

Lebih Stress Saat WFH? Ini Cara Mengatasinya

Galih Agus Saputra | Weekend
Lebih Stress Saat WFH? Ini Cara Mengatasinya

Unsplash
Stress saat bekerja dari rumah dapat memicu permasalahan imun, hormon, dan jantung.

DULU kerap merasa ingin segera pulang dari kantor namun kini justru merasa stress menjalani kerja dari rumah (work from home/ WFH). Apakah anda termasuk yang merasa demikian?

Jika iya, anda tidak sendiri. Masa WFH yang berlangsung lama telah membuat banyak orang stress yang bahkan melebihi dari saat bekerja di kantor. Para ahli mengatakan, faktornya bisa beragam, mulai dari situasi tidak menentu yang disebabkan pandemi hingga faktor suasana di rumah. Tugas domestik dan kantor yang kini sulit dipisahkan dapat membuat pekerja merasa lelah secara emosional, fisik, dan mental. Kondisi tersebut sering disebut sebagai burnout.

Pakar Kesehatan, The Open University, Inggris, Rajvinder Samra mengungkapkan jika tanda burnout bisa bermacam-macam, mulai dari merasa selalu lelah (tidak berenergi) hingga kehilangan minat akan pekerjaan. Apapun tandanya, lebih penting adalah mengatasinya. Sebab burnout yang berlangsung lama akan mempengaruhi sistem hormon, imun, dan kardiovaskular. 

Cara paling mudah dan signifikan untuk mengatasi rasa lelah dan jenuh itu, lanjut Rajvinder, ialah dengan recovery (pemulihan). Pemulihan dapat membawa respons fisiologis seperti kortisol (hormon stres utama) kembali ke tingkat awal.  

Pemulihan yang tepat dapat membantu seseorang merasa lebih bersemangat untuk menghadapi hari kerja selanjutnya. Lalu pemulihan seperti apa yang dapat kita lakukan?

Rajvinder mengatakan pemulihan mengenal dua jenis yakni internal dan eksternal. Pemulihan internal ialah untuk melepaskan diri dari stres dengan meluangkan waktu di tengah-tengah kerja. Dimana pada kesempatan ini seseorang dapat istirahat sejenak, atau melakukan latihan pernapasan.

"Jadi, jika Anda memiliki waktu luang beberapa menit di antara tugas atau rapat, Anda mungkin lebih baik mencoba bersantai daripada memeriksa surel dan mengalami stres baru," katanya seperti dikutip The Independent.

Adapun pemulihan eksternal dapat dilakukan setelah bekerja. Pada kesempatan ini, seseorang harus benar-benar menjalani aktivitas di luar pekerjaan untuk menghilangkan stres. Pemulihan eksternal dapat meliputi kegiatan yang paling disukai atau yang menjadi hobi seseorang.

"Jika media sosial menciptakan perasaan negatif, misalnya, jangan sering menggunakannya selama istirahat kerja atau setelah bekerja. Jika berbicara dengan orang-orang membuat Anda merasa lelah, ini juga tidak akan membantu pemulihan anda. Kunci pemulihan yang baik adalah memilih kegiatan berdasarkan apa yang seseorang rasakan," pungkasnya. (M-1)

Baca Juga

unsplash.com

Kendalikan Pikiran dengan Meditasi

👤Abdillah Marzuqi 🕔Kamis 24 September 2020, 19:40 WIB
Kelompok meditasi menunjukkan kemampuan yang meningkat secara signifikan dalam memodulasi ritme alfa yang diperlukan untuk mengontrol...
unsplash.com

Tiga Badak Putih Hasil Penangkaran di AS ini Segera Melahirkan

👤Putri Rosmalia Oktaviani 🕔Kamis 24 September 2020, 18:30 WIB
Ini merupakan kali pertama bagi kebun binatang yang berada di wilayah Florida, AS, itu menghadapi kehamilan tiga badak...
CDC

Survei Harvard: Orang Muda Cenderung Mempercayai Hoaks Korona

👤MI Weekend 🕔Kamis 24 September 2020, 15:25 WIB
Peneliti menemukan bahwa orang di bawah usia 25 tahun memiliki kemungkinan 18% untuk percaya dengan klaim palsu terkait...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya