Rabu 05 Agustus 2020, 14:10 WIB

Pistol Pijat sedang Tren, Amankah?

Fetry Wuryasti | Weekend
Pistol Pijat sedang Tren, Amankah?

Instagram @theragun_sg
Alat pistol pijat kini sedang tren, bahkan hingga kalangan musisi dunia.

PARA penggemar olahraga lari maupun latihan di gym mungkin telah akrab dengan pistol pijat. Sesuai namanya, alat tersebut memang berbentuk seperti pistol namun dengan ujung berbantalan dan digunakan untuk memijat otot.

Belakangan, alat tersebut populer bahkan di kalangan musisi dunia, termasuk Adam Levine. Pistol pijat kerap digunakan selepas olahraga untuk mengurangi nyeri atau mengendurkan kekakuan otot. Ada pula yang menggunakannya saat mengalami sakit leher akibat salah posisi tidur. 

Namun bagaimanakah keamanan alat tersebut. Ahli fisiologi olahraga Rumah Sakit Umum Changi, dr. Raymond Teoh, mengatakan jika teknik pijat tertentu memang dapat mengurangi nyeri dan kekakuan otot pada atlet yang terlatih. Namun soal pistol pijat, ia memiliki himbauan tersendiri bagi penggunanya.

"Sejauh ini, ada sedikit penelitian tentang kemanjuran dan keamanan yang terkait dengan penggunaan senjata pijat. Dengan demikian, mereka tidak digunakan dalam praktik kami. Pistol pijat adalah perangkat yang diatur sendiri dan bertenaga tinggi. Pengguna harus berhati-hati dan memperhatikan potensi bahaya saat menggunakannya," kata dr. Teoh seperti dikutip Channelnewsasia.com.

Kehati-hatian dikatakan harus lebih diperhatikan bagi mereka yang mengalami ketegangan otot atau keseleo ligamen. Teoh juga memperingatkan untuk tidak menggunakan pistol pijat jika Anda memiliki cedera terkait peradangan seperti osteoporosis, tendonitis atau radang kandung lendir, kondisi autoimun, atau kondisi yang mempengaruhi aliran darah seperti deep vein thrombosis atau artheriosclerosis.

Pistol pijat juga tidak meredam rasa sakit yang disebabkan oleh cedera akut. Sebaliknya, dia bahkan dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan pada area dan menghambat penyembuhan.

Fisioterapis bernama Elizabeth Boey juga mengingatkan agar tidak menggunakan pistol pijat di bagian tubuh yang dalam proses penyembuhan setelah patah tulang. "Juga hindari pemakaian di area persendian, daerah bertulang, dan daerah rentan seperti bagian depan leher, lipatan siku dan lutut, serta selangkangan," tambah Boey.

Ia juga menekankan jika senjata pijat tidak akan pernah menggantikan terapi langsung seperti pijat olahraga. "Terapis pijat yang terlatih dalam anatomi manusia dapat menemukan daerah sesak sehingga menargetkan pelepasan jaringan dalam," kata Boey. (M-1)

Baca Juga

unsplash.com

Kendalikan Pikiran dengan Meditasi

👤Abdillah Marzuqi 🕔Kamis 24 September 2020, 19:40 WIB
Kelompok meditasi menunjukkan kemampuan yang meningkat secara signifikan dalam memodulasi ritme alfa yang diperlukan untuk mengontrol...
unsplash.com

Tiga Badak Putih Hasil Penangkaran di AS ini Segera Melahirkan

👤Putri Rosmalia Oktaviani 🕔Kamis 24 September 2020, 18:30 WIB
Ini merupakan kali pertama bagi kebun binatang yang berada di wilayah Florida, AS, itu menghadapi kehamilan tiga badak...
CDC

Survei Harvard: Orang Muda Cenderung Mempercayai Hoaks Korona

👤MI Weekend 🕔Kamis 24 September 2020, 15:25 WIB
Peneliti menemukan bahwa orang di bawah usia 25 tahun memiliki kemungkinan 18% untuk percaya dengan klaim palsu terkait...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya