Selasa 04 Agustus 2020, 14:11 WIB

Kominfo: Peran Orang Tua Penting Dampingi Anak Saat Pakai Gawai

mediaindonesia.com | Telecommunication Update
Kominfo: Peran Orang Tua Penting Dampingi Anak Saat Pakai Gawai

Ist/Kemenkominfo
Sekjen Kemenkominfo Rosarita Niken Widiastuti.

SEKRETARIS Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Rosarita Niken Widiastuti, menyatakan peran orangtua sangat penting di masa pandemi Covid-19 untuk mendampingi anak baik saat sedang belajar jarak jauh maupun saat berada di rumah.

Menurut Sekjen Niken, anak harus tetap dibatasi dalam penggunaan gawai atau gadget-nya. Meskipun tidak bisa dihindari, gadget sangat diperlukan untuk melakukan kegiatan belajar jarak jauh dengan guru sekolah.

“Peran orang tua sangat penting diantaranya melakukan pendampingan sekaligus memberikan contoh ke anak. Mengarahkan anak untuk menggunakan gadget untuk hal yang positif,” kata Sekjen Kementerian Kominfo dalam Webinar bertema ‘Pemenuhan Hak Anak dalam Mendapatkan Konten Berkualitas di Masa Pandemi Covid-19’ dari Jakarta, Senin (03/08/2020).

Menurut Sekjen Niken, orang tua juga perlu menumbuhkan sikap kritis terhadap anak mengenai dampak negatif daripada gadget. Anak-anak perlu didampingi untuk memilih aplikasi atau konten sesuai minat dan bakat serta usia anak.

Pemerintah menurut Sekjen Kementerian Kominfo berperan dalam perlindungan anak diantaranya adalah mengupayakan dan membantu anak dalam mendapatkan informasi lisan ataupun tertulis sesuai tahapan usianya.  Memberikan kebebasan untuk bermain selama masa pandemic Covid-19 sesuai prosedur kesehatan di lingkungannya masing-masing.

“Bebas beristirahat, bermain yang memenunuhi syarat kesehatan dan keselamatan disesuaikan dengan usia, tingkat kemampuan anak dan lingkungannya agar tidak menghambat dan mengganggu perkembangannya,” jelasnya.

Mengingat subjek pelindungan adalah anak, menurut Sekjen Niken, Pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) sudah mengeluarkan peraturan mengenai bagaimana mendampingi anak dan melindunginya dari konten-konten yang negative.

“Itu sudah detil (modul parenting/pengasuhan digital) sampai petunjuk bagaimana menyeting HP, laptop untuk melindingi anak-anak dari konten negatif. Silahkan bisa download langsung dari web Kemen PPPA khusus untuk modul digital parenting 1 dan 2,” terangnya.

Enam Hal

Sekjen Kementerian Kominfo menyebutkan ada enam hal yang dapat dilakukan oleh anak-anak ketika menggunakan ruang digital. Mengingat, sebagian besar aktivitasnya saat ini lebih banyak menggunakan medium internet dalam kegiatan sehari-hari.

"Banyak dampak positif yang bisa dilakukan oleh adik-adik ketika menggunakan ruang digital saat ini," ujarnya.

Menurut Sekjen Niken, enam hal itu seharusnya dapat dilakukan secara maksimal oleh anak di tengah masih mewabahnya Covid-19. Sehingga, penggunaan internet yang disediakan oleh oleh pemerintah dapat mebawa dampak positif kepada kaum anak di dalam negeri.

Pertama, pada saat pandemi kaum anak dapat memanfaatkan jaringan akses telekomunikasi dengan melakukan belajar secara daring. Manfaatkan aplikasi pertemuan melalui internet sebagai pengganti tatap muka langsung dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.

"Terbuka kesempatan belajar online (daring) yang tadinya mungkin tidak bisa tapi sekarang ini sudah bisa semua dalam mengoperasikannya," imbuhnya.

Dua, dapat membangun relasi yang positif antar sesama usianya di berbagai daerah bahkan sampai dengan luar negeri. Dengan begitu, tingkat pergaulan para remaja bisa lebih luas, melalui penggunaan media internet.

"Adik-adik bisa membangun relasi tidak hanya dengan teman-teman yang ada dilingkungannya saja," kata Sekjen Kementerian Kominfo.

Tiga, dengan menggunakan teknologi internet anak juga dengan mudah mendapatkan berbagai pengetahuan tentang apapun. Bisa dipergunakan untuk mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan pembelajaran di sekolah secara daring saat Covid-19.

"Dengan internet itu mudah mencari informasi informasi apa saja sesuai dengan minat adik-adik apa saja bisa," tuturnya.

Empat, membuka peluang meningkatkan kreativitas para kaum anak dengan membuat konten-konten yang menarik. Dengan terinsipirasi dari berbagai konten yang unik yang berada di dunia maya.

"Bisa meningkatkan kreativitas karena dengan adanya internet adik-adik bisa menjadi content creator," ungkap Sekjen Niken.

Lima, anak sedari dini telah mampu menggunakan teknologi internet dengan baik. Sehingga, ketika besar nanti ada kemungkinan dapat menggunakan teknologi tersebut dapat mencari peluang dalam industri yang saat ini sedang berkembang yakni grafis animasi.

"Bisa menjadi apa namanya yang di bidang grafis animasi banyak cari peluang untuk berkreasi di dunia internet," katanya.

Terakhir, anak dapat mengaktualisasikan diri dengan kebebasan yang bersifat positif. Misalnya, menggunakan teknologi internet sebagai medium untuk latihan hobi yang yang dapat disaksikan oleh banyak orang melalui ruang digital.

"Adik-adik mempunyai minat di bidang olahraga mengikuti misalnya silat kempo bisa mengaktualisasikan diri dalam latihan-latihan," tutup Sekjen Kementerian Kominfo. (OL-09)

 

Baca Juga

Ist

Mengorbit 2023, Satria Hadirkan  Wifi Gratis di 150 Ribu Titik

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 16 Oktober 2020, 08:00 WIB
Satria memiliki kapasitas 150 Gbps atau tiga kali lipat dari keseluruhan kapasitas sembilan satelit yang saat ini digunakan...
Antara

Alokasikan Rp 30,5 T untuk Kesetaraan Akses Internet Nasional

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 21:51 WIB
Pembangunan Teknologi Komunikasi dan Informasi (ICT) di tahun 2021, dialokasikan sebesar Rp30,5 triliun (termasuk melalui...
Ist

Kendati Pandemi, EBITDA Tetap Tumbuh dan Margin Laba Bersih Naik

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 16:46 WIB
Kinerja PT Telkom yang sehat juga tercermin dengan meningkatnya arus kas dari kegiatan operasi yang tumbuh 23,4% menjadi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya