Selasa 04 Agustus 2020, 13:51 WIB

Juli 2020, PMI Manufaktur Indonesia Naik ke Level 46,9

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Juli 2020, PMI Manufaktur Indonesia Naik ke Level 46,9

MI/Supardji Rasban
Ilustrasi

 

PURCHASING Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Juli 2020 berada di posisi 46,9 poin atau beranjak naik 7,8 poin dari bulan sebelumnya di level 39,1 poin. Hal itu disinyalir sebagai tanda positif pulihnya industri manufaktur nasional setelah terpukul pandemi covid-19.

"PMI ini berita menjanjikan untuk kita semua. Karena PMI yang dipublish oleh IHS Markit , Indonesia selama 3 bulan setelah terpuruk pada Maret-April, saat ini sudah mulai rebound," ungkap Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam webinar bertajuk Relocating Investment to Indonesia in the Time of Covid-19: Opportunity and Challenge, Selasa (4/8).

Merujuk laporan IHS Markit, posisi PMI Indonesia berada pada titik terendahnya pada bulan April di level 27,5 dan berangsur naik pada Mei di posisi 28,6, Juni 39,1 dan Juli 46,9. Agus menyatakan, untuk mendorong lagi posisi PMI manufaktur Indonesia ke level tertinggi di angka 51,9 pada Februari 2020 bukan lah hal yang mudah.

Baca juga : PTBA Tak Berhenti Catat Prestasi di Tengah Pandemi Covid-19

Sebab, ketidakpastian dari pandemi akan terus terjadi hingga benar-benar dapat ditangani. Namun pemerintah akan berupaya untuk mengungkit lagi PMI manufaktur Indonesia agar bisa menduduki posisi yang lebih baik.

Salah satunya dengan memperbaiki sisi permintaan yang belakangan terganggu karena merebaknya covid-19 di Indonesia. "Ini PR kita agar PMI bisa kembali ke 59,1 poin. Walau kita memang tidak bisa pungkiri bahwa itu nergantung dari banyak hal. Salah satunya adalah bagaimana meningkatkan demand side kita. Itu menjadi satu hal yang penting," tuturnya.

Lebih lanjut, Agus optimistis ekonomi Indonesia akan membaik seiring dengan relaksasi pembatasan sosial dalam masa kenormalan baru (new normal). Itu didukung pula dengan meningkatkan investasi manufaktur semester I 2020 yang mencatatkan pertumbuhan positif. Tercatat pertumbuhannya mencapai 24% bila dibandingkan semester I di 2019 sebesar Rp104,6 triliun menjadi Rp129,6 triliun pada periode yang sama di 2020. (OL-2)

 

Baca Juga

Ist

Tetap Positif di Masa Krisis, TASPEN Raih Penghargaan idAAA

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 03:20 WIB
Peringkat idAAA mencerminkan karakteristik kesehatan keuangan yang terbaik karena idAAA adalah peringkat tertinggi atas kesehatan keuangan...
ANTARA

Tepat Memilih Masker saat Pandemi

👤MI 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 00:30 WIB
AKTIVITAS di era new normal selama masa pandemi coronavirus disease (covid-19) mengharuskan masyarakat menggunakan...
Dok. Pribadi

Buruh Diminta Ikut AKtif Membahas RPP UU Cipta Kerja

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 00:11 WIB
"Maka kami sebagai bagian dari kelompok aktivis buruh mengajak rekan-rekan kami yang lain untuk saatnya kita fokus pada pembahasan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya