Senin 03 Agustus 2020, 18:30 WIB

Pakar Epidemiologi: Zona Merah Covid-19 Meningkat

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Pakar Epidemiologi: Zona Merah Covid-19 Meningkat

ANTARA/Aprillio Akbar
Warga berjalan dengan menggunakan masker di terowongan Jalan Kendal, Jakarta, Rabu (22/7).

 

Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan terdapat 53 kabupaten/kota menjadi kawasan risiko tinggi atau zona merah penyebaran Covid-19 di Tanah Air. Angka ini meningkat dari laporan seminggu lalu yakni per tanggal 26 Juli 2020.

"Ini kita berdasarkan hasil analisis 15 indikator kesehatan masyarakat terdapat 53 kabupaten kota ini masuk ke dalam risiko tinggi," kata Dewi di Media Center Satgas Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Senin (3/8).

Baca juga: Jatim dan DKI Laporkan Kasus Baru Covid-19 Terbanyak

Dia menjelaskan disebutkan sebelumnya ini ada 35 zona risiko tinggi, dalam waktu satu minggu bertambah menjadi 53. Secara sistematis berarti angkanya nambah 18 tetapi ternyata setelah dilakukan pengecekan ternyata dari zona risiko sedang ke zona risiko tinggi ini juga sampai 30 kabupaten/kota.

"Artinya apa, jadi kalau dulu 20 sekarang 30 itu bukan dari tinggi nambah 10 tapi bisa jadi bertambah 20 namun dari yang tinggi juga ada yang turun ke rendah ataupun yang sedang," sebutnya.

Saat ini juga ada 185 zona risiko sedang, 182 yang termasuk dalam zona risiko rendah, terdapat 51 kabupaten/kota ini masuk zona hijau tapi dalam kategori tidak ada kasus baru.

"Artinya sudah pernah terdampak sebelumnya namun tidak ditemukan lagi kasus selama empat minggu terakhir dan angka kesembuhannya 100%," sebutnya.

Namun, saat ini zona sedang dan rendah masih mendominasi penyebaran Covid-19 di tanah air. "Kemudian yang terakhir masih ada 43 kabupaten/kota yang tidak tercatat kasus Covid-19 di sana. Ini kondisi terakhir ya seperti itu. Jadi lebih banyak ada di zona sedang dan rendah, orange, dan kuning," terangnya.

Dewi menegaskan bahwa pergeseran zonasi ini sangat dinamis setiap minggunya. Bahkan antara satu pekan ke pekan yang lain ini sangat dinamis pergerakan dan pergeseran.

"Ini yang membuat kita jadi bisa menilai kondisi di daerah Indonesia ini apa yang terjadi di sana? Apakah sudah mulai terkendali atau ternyata mulai ada angka kasus yang semakin tinggi lagi di sana," pungkasnya.

Baca Juga

Dok. Istagram/SKUUKZKY

Suzy Alasan Gabung Drama Startup

👤MI 🕔Senin 28 September 2020, 02:10 WIB
DRAMA terbaru Startup pada Oktober mendatang bakal menampilkan aktris Suzy, 25, dan aktor Nam...
ANTARA

H-3 Gempa Bumi Bisa Terdeteksi

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Senin 28 September 2020, 00:55 WIB
SISTEM peringatan dini gempa bumi kini mampu mendeteksi dan memberikan peringatan gempa dalam 1-3...
MI/Adam Dwi

Jadi Penyintas Covid-19, Ini Pelajaran yang Dipetik Rektor IPB

👤Syarief Oebadiillah 🕔Minggu 27 September 2020, 23:04 WIB
Mengutip Ibnu Sina, Arif mengatakan, kepanikan adalah separuh penyakit, ketenangan adalah separuh obat, dan kesabaran adalah langkah awal...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya