Senin 03 Agustus 2020, 14:34 WIB

Penyaluran KPR BTN Semester I 2020 Naik 5,84%

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Penyaluran KPR BTN Semester I 2020 Naik 5,84%

Antara/Iggoy el Fitra
Foto udara perumahan KPR-BTN di wilayah Batang Anai, Sumatra Barat.

 

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatatkan pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi pada semester I 2020. KPR subsidi menjadi penyumbang pertumbuhan kredit BTN secara keseluruhan.

Direktur Utama BTN, Pahala Nugraha Mansury, mengungkapkan KPR subsidi tumbuh positif di level 5,48% secara tahunan (yoy). Adapun KPR subsidi memiliki kontribusi sebesar 45,11% dari total portofolio kredit perseroan.

"Per semester I 2020, KPR subsidi BTN tercatat Rp 113,61 triliun. Itu naik dari semester I 2019, yaitu Rp 107,34 triliun," ujar Pahala dalam telekonferensi, Senin (3/8).

Baca juga: Semester I 2020, BTN Catatkan Laba Bersih Rp 768 Miliar

Menyoroti segmen kredit perumahan pada semester I 2020, BTN telah menyalurkan KPR non-subsidi Rp 79,87 triliun, kredit perumahan lain Rp 7,56 triliun dan kredit konstruksi Rp 27,87 triliun.

"Dengan penyaluran tersebut, total KPR di BTN tumbuh 2,47% (yoy), dari Rp 188,82 triliun menjadi Rp 193,49 triliun per 30 Juni 2020. Kemudian, di segmen kredit non-perumahan, perseroan menyalurkan kredit Rp 22,91 triliun per akhir Juni 2020," imbuh Pahala.

Di tengah pertumbuhan positif, lanjut dia, perseroan tetap menjaga kualitas kredit yang disalurkan. Per Juni 2020, BTN mencatatkan penurunan rasio kredit bermasalah (NPL) 2,40%, dari sebelumnya 2,42% per Juni 2019.

Baca juga: Deflasi 0,10% Pada Juli 2020, BPS: Daya Beli Harus Ditingkatkan

Selain itu, perseroan juga menyiapkan rasio pencadangan yang cukup besar. Pada semester I 2020, Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) BTN melonjak ke level 107,90%. Posisi itu melesat jauh dari 37,87% pada semester I 2019.

"Pemupukan pencadangan tersebut merupakan inisiatif perseroan dalam rangka menjaga kualitas pertumbuhan bisnis di tengah pandemi," paparnya.

Dana Pihak Ketiga (DPK) BTN pun terpantau naik 2,99% (yoy), dari Rp 219,76 triliun per Juni 2019 menjadi Rp 226,32 triliun per Juni 2020. Pertumbuhan berasal dari peningkatan perolehan giro sebesar 13% (yoy).(OL-11)

 


Baca Juga

Ist

Tetap Positif di Masa Krisis, TASPEN Raih Penghargaan idAAA

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 03:20 WIB
Peringkat idAAA mencerminkan karakteristik kesehatan keuangan yang terbaik karena idAAA adalah peringkat tertinggi atas kesehatan keuangan...
ANTARA

Tepat Memilih Masker saat Pandemi

👤MI 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 00:30 WIB
AKTIVITAS di era new normal selama masa pandemi coronavirus disease (covid-19) mengharuskan masyarakat menggunakan...
Dok. Pribadi

Buruh Diminta Ikut AKtif Membahas RPP UU Cipta Kerja

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 00:11 WIB
"Maka kami sebagai bagian dari kelompok aktivis buruh mengajak rekan-rekan kami yang lain untuk saatnya kita fokus pada pembahasan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya