Minggu 02 Agustus 2020, 18:20 WIB

Tiga Belas Hari Lagi, TN Komodo Terima Kunjungan Wisatawan

John Lewar | Nusantara
Tiga Belas Hari Lagi, TN Komodo Terima Kunjungan Wisatawan

MI/John Lewar
Kapal wisata.

 

Tiga belas hari lagi pemerintah pusat dan daerah berencana membuka Taman Nasional Komodo (TNK) di Manggarai Barat, NTT, untuk dikunjungi wisatawan.

Menurut rencana, kawasan wisata itu diagendakan dibuka untuk umum pada 15 Agustus 2020. Tetapi pembukaan TN Komodo masih menunggu surat keputusan resmi dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Penegasan itu dikemukakan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Rinus saat di hubungi Media Indonesia, Minggu (2/8) melalui sambungan telepon. Agustinus mengatakan pihaknya masih terus berkordinasi dengan pemerintah pusat dan menunggu surat keputusan dibukanya obyek wisata kawasan.

Baca Juga: Dampak Korona, 45 Ribu Turis Batal Masuk ke Taman Nasional Komodo

"Benar selama ini kordinasi telah dilakukan di tingkat kabupaten/provinsi. Bersama pelaku pariwisata, Pemda Manggarai Barat, Balai Taman Nasional Komodo menyepakati 15 Agustus ini, TNK dibuka untuk umum. Namun sejauh ini masih menunggu keputusan Menteri LHK," ujar Gusti Rinus.

Gusti Rinus meminta jika kawasan hewan purba itu kembali dibuka, wajib hukumnya kapal wisata maupun orang orang yang hendak berwisata dalam kawasan itu mematuhi aturan protokol kesehatan dan melengkapi diri dengan dokumen kesehatan lainnya.

"Wisatawan maupun penyedia jasa wisata wajib patuh. Kita tidak mau kecolongan seperti kemarin itu 6 orang anak bua kapal (ABK) kapal wisata KLM Parna dilaporkan positif Covid-19. Ini ke depan lebih diperketat," tegas Gusti Rinus.

Baca Juga: Taman Nasional Komodo Kembali Dibuka untuk Umum

Menurutnya, setiap kapal wisata yang datang dari luar wilayah, seperti Bali ke Labuanbajo, Komodo, akan diperiksa ketat. Sehingga daerah yang menjadi pusat destinasi dunia ini terbebas dari ancaman virus korona.

Sebut Agustinus Rinus, pemerintah telah menyiapkan sistim masuk satu pintu sehingga memudahkan petugas tim gugus Covid-19 melakukan pengecekan sebelum kapal wisata itu masuk ke kawasan.

"Seperti rencana daftar online telah ditiadakan, tiket masuk satu pintu dan pengawalan tim protap kesehatan covid-19. Begitupun petugas di titik lokasi wisata yang akan di kunjungi," katanya.

Baca Juga: Jalur Pelayaran Menuju Pulau Komodo Masih Tutup

Ditambahkannya, urusan tiket masuk tetap seperti sediakala. Hanya saja semua pengunjung maupun penyedia jasa wisata wajib patuh pada aturan kesehatan. Seperti menjaga jarak, mengenakan masker, dan mencuci tangan diwajibkan. (JL/OL-10)

Baca Juga

Ilustrasi

Kasus Denny Siregar Dilimpahkan ke Polda Jabar

👤Adi Kristiadi 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 17:32 WIB
Polresta Tasikmalaya telah melimpahkan penanganan kasus dugaan tindak pidana penghinaan atau pencemaran nama baik yang dilakukan, oleh...
MI/Supardji Rasban

Kekeringan Petani Cabai Brebes Merugi

👤Sipardji Rasban 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 17:27 WIB
"Sekarang sekali panen cuma dapatnya dalam hitungan kilogram. Ya,paling banyak 10 kilogram sekali panen," ujar Kholidin yang...
MI/ BARY FATHAHILAH

Pedagang Pernak-pernik Kemerdekaan Terdampak Covid-19

👤M Taufan SP Bustan 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 17:20 WIB
Pedagang pernak-pernik untuk perayaan HUT ke-75 Republik Indonesia yang mulai menjamur di jalanan Palu, Sulawesi Tengah, mengaku sepi...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya