Minggu 02 Agustus 2020, 15:47 WIB

BI Longgarkan GWM, Ekonom: Kurang Dorong Pertumbuhan Kredit

Hilda Julaika | Ekonomi
BI Longgarkan GWM, Ekonom: Kurang Dorong Pertumbuhan Kredit

MI/Susanto
Logo Bank Indonesia yang terpasang di gedung.

 

BANK Indonesia menerbitkan aturan baru terkait pemberian jasa giro kepada bank yang memenuhi kewajiban Giro Wajib Minimum (GWM) dalam rupiah, baik secara harian dan rata-rata sebesar 1,5% per tahun.

Itu dengan bagian yang diperhitungkan untuk mendapat jasa giro sebesar 3% dari Dana Pihak Ketiga (DPK). Aturan ini efektif berlaku 1 Agustus 2020.

Direktur Riset CORE Piter Abdullah menilai kebijakan Bank Sentral kurang mendorong pertumbuhan kredit. Namun, lanjut dia, sedikit mengurangi tekanan likuiditas yang dialami perbankan selama pandemi covid-19.

“Kebijakan tersebut akan sangat membantu mengurangi tekanan likuiditas yang dialami perbankan selama pandemi. Tetapi, saya perkirakan tidak akan banyak membantu pertumbuhan kredit,” ujar Piter saat dihubungi, Minggu (2/8).

Baca juga: BI Beri Bunga 1,5% untuk Penempatan GWM Perbankan

Piter menjelaskan pertumbuhan kredit dipengaruhi dua hal, yaitu supply dan demand. Pelonggaran GWM dikatakannya berpotensi meningkatkan supply kredit. Itu dengan sejumlah pembatasan yang dilakukan perbankan untuk mengurangi risiko.

“Pelonggaran GWM memang akan meningkatkan supply. Itu pun akan dibatasi kecenderungan bank untuk berjaga-jaga mengurangi risiko. Walaupun likuiditas memungkinkan, tetapi bank juga tidak akan jor-joran menawarkan kredit,” pungkasnya.

Di tengah kontraksi ekonomi domestik, kata dia, demand kredit dipastikan turun. Penyebabnya, perusahaan yang membutuhkan kredit modal kerja atau peningkatan kapasitas tergolong minim.(OL-11)

Baca Juga

Ist/PGN

Sinergi BUMN, Upaya PGN Perluas Pemanfaatan Gas Bumi Nasional

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 09:03 WIB
Rachmat mengungkapkan bahwa penyerapan gas PGN terbesar dilakukan oleh pembangkit listrik PT PLN selaku penyedia listrik...
ANTARA/M RISYAL HIDAYAT

Manufaktur Rebound di Triwulan III

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 07:28 WIB
Industri padat karya terus digerojok stimulus agar pabrik-pabrik tetap beroperasi. Itu demi mencegah terjadinya PHK secara masif sekaligus...
Dok Kemendag

Mendorong Geliat Ekspor di Tengah Pandemi

👤Dro/X10-25 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 06:51 WIB
Pemerintah mendukung penuh peningkatan peluang ekspor komoditas Indonesia, termasuk tekstil dan produk tekstil (TPT) melalui sejumlah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya