Minggu 02 Agustus 2020, 14:05 WIB

BPP KostraTani Berdayakan Petani Lahan Irigasi

Suryani Wandari Putri Pertiwi | Ekonomi
BPP KostraTani Berdayakan Petani Lahan Irigasi

Istimewa
Inovasi teknologi dapat diterapkan untuk tanaman padi dan komoditas bernilai ekonomis di daerah irigasi.

 

BADAN Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian RI terus mengupayakan pemberdayaan petani agar inovasi teknologi dapat diterapkan untuk tanaman padi dan komoditas bernilai ekonomis di daerah irigasi.

Dukungan tersebut dilakukan BPPSDMP Kementan dengan Program Integrasi Partisipasi Pertanian dan Manajemen Irigasi atau dikenal sebagai Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Project (IPDMIP) yang bertujuan mendukung terwujudnya ketahanan pangan melalui peningkatan produktifitas dan pendapatan pertanian berkelanjutan.

"Melalui kegiatan IPDMIP, kita ingin ketahanan pangan semakin meningkat, sehingga Indonesia bisa mandiri pangan. Pendapatan masyarakat pedesaan di Indonesia bisa turut meningkat," kata Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, dalam keterangan resminya yang diterima Minggu (2/8).

Sementara itu Dirjen Pembangunan Daerah Kemendagri, Muhammad Hudori menyebut IPDMIP melaksanakan konsep pendekatan yang mengintegrasikan antarsektor dan antarlevel pemerintahan sehingga melibatkan peran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

"Titik beratnya pada peningkatan produksi pertanian melalui pengelolaan irigasi partisipatif menjadi satu miniatur bagaimana pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi seharusnya berjalan demi tercapainya peningkatan produktifitas pertanian," kata Hudori.

Arahan Mentan Syahrul dilaksanakan BPPSDMP Kementan dengan melakukan rancang ulang atau redesign secara bertahap pengembangan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KostraTani) sebagai ‘call sign’ dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) melaksanakan tugas, fungsi dan peran di era industrialisasi 4.0.

Upaya redesign KostraTani pada 2020 memanfaatkan Pinjaman dan Hibah Luar Negeri (PHLN) pada Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) pasca pemotongan anggaran APBN 2020 terkait penanganan Pandemi covid-19 terhadap 723 BPP di 19 provinsi. Dari target 723 BPP, maka IPDMIP menjadi mitra PHLN terbanyak mendukung BPP model KostraTani, 480 BPP yang tersebar di 16 provinsi.

Pada program Rural Empowerment and Agricultural Development Scalling - Up Innitiative (READSI) hanya mendukung 103 BPP di enam provinsi; proyek Youth Entrepreneuship and Employment Support Services Programme [YESS] mendukung 84 BPP di empat provinsi; dan Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) hanya 56 BPP di delapan provinsi.

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan) Leli Nuryati mengatakan kegiatan IPDMIP dilaksanakan pada 74 kabupaten di 16 Provinsi. Luas total area pertanian 875.249 hektar atau meliputi 778 daerah irigasi dan jaringan irigasi yang direhabilitasi seluas 330.037 hektar.

Baca Juga: Ganjil Genap Jadi Rem Darurat Untuk Tekan Mobilitas Warga

“Dalam pelaksanaannya, proyek IPDMIP melakukan pemberdayaan SDM, pemenuhan sarana dan infrastruktur irigasi didukung konsultan. Tujuannya, membantu eksekusi kegiatan juga mendukung peningkatan produktivitas, pencapaian ketahanan pangan, dan tentunya kesejahteraan petani,” kata Leli Nuryati. (OL-13)

Baca Juga

Dok pribadi

Semangat Penyederhanaan izin RUU Cipta Kerja Patut Didukung

👤RO/Micom 🕔Senin 10 Agustus 2020, 15:55 WIB
Kebijakan yang berlaku saat ini sangat birokratis dan menghambat...
Antara

IPO, Saham PT. Sumber Global Energy Tbk Langsung Melesat

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Senin 10 Agustus 2020, 15:48 WIB
PT. Sumber Global Energy Tbk, mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (Initial Public Offering/IPO) Senin (10/8) dan mengalami...
MI/Rudi Kurniawansyah

Hari Konservasi Alam Nasional, Menteri Siti Ingatkan Tiga Hal

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 10 Agustus 2020, 15:31 WIB
Menteri LHK Siti Nurbaya mengungkapkan dalam peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) terdapat tiga hal yang tidak bisa terpisahkan,...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya