Minggu 02 Agustus 2020, 10:45 WIB

Klaster Baru, Pejabat dan Pegawai di Kalsel Terinfeksi Covid-19

Denny S | Nusantara
Klaster Baru, Pejabat dan Pegawai di Kalsel Terinfeksi Covid-19

123.rf
Ilustrasi Covid-19

 

MESKI angka penderita virus korona (covid -19) yang berhasil sembuh terus meningkat. Namun penyebaran virus korona di Kalimantan Selatan tak kunjung mereda. Saat ini muncul klaster yang disebut klaster perkantoran dimana para pejabat dan pegawai (ASN) di lingkungan Pemprov Kalsel maupun
Pemkab/Pemkot terinfeksi virus korona.

Terbaru lima orang pejabat dan sejumlah pegawai di lingkungan Pemkot Banjarbaru dinyatakan positif terinfeksi virus korona berdasarkan hasil swab test pasca Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani dan istri positif terinfeksi virus korona beberapa waktu lalu.

Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan, Minggu (2/8), menegaskan untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran virus korona di lingkungan Pemko Banjarbaru pihaknya menutup seluruh layanan di perkantoran dinas (SKPD) pada 3-4 Agustus besok. "Besok dan lusa kita akan melakukan sterilisasi kawasan perkantoran guna mengantisipasi semakin meluasnya penyebaran covid. Otomatis pelayanan perkantoran kepada masyarakat juga dihentikan sementara," tegasnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daearah (BPDB) setempat akan melakukan sterilisasi dengan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh perkantoran Pemko Banjarbaru. Namun Pemko Banjarbaru tetap mewajibkan 30 persen pegawai masuk kantor untuk membantu melakukan penataan dan pembersihan lingkungan kantor. Lebih jauh Darmawan mengatakan selanjutnya hingga akhir Agustus mendatang pihaknya menerapkan kebijakan kerja 50 persen masuk kantor dan 50 persen WFH secara bergiliran kepada pegawai.

Adapun lima orang pejabat Pemko Banjarbaru yang positif terinfeksi virus korona yaitu Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Said Abdullah, bersama sopir dan ajudan. Kepala Bappeda Banjarbaru, Hanafi dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Banjarbaru Jainudin. Kemudian Kepala Bagian Hukum Pemko Banjarbaru, Gugus serta Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sri Lailana.

Informasi dihimpun, ada beberapa orang pejabat dan puluhan pegawai dari sejumlah SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel juga terinfeksi virus korona. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel terkait hal ini, bahkan terkesan bungkam.

Namun Tim Gugus Tugas Kalsel berencana melaksanakan swab test massal bagi 10 ribu orang terduga terinfeksi virus korona di 13 kabupaten/kota dengan salah satu sasaran adalah perkantoran baik pemerintah maupun swasta. Hingga kini jumlah kasus positif virus korona di Kalsel terus bertambah dan sudah mencapai 6.160 kasus.

Sebanyak 2.412 masih dalam perawatan di rumah sakit dan lokasi karantina khusus. Ada 1.170 orang dinyatakan suspect terinfeksi virus korona dan 296 orang meninggal dunia. Sedangkan jumlah pasien sembuh saat ini bertambah 52 orang menjadi 3.452 orang dengan persentase 55,04 persen. (OL-13)

Baca Juga

Ilustrasi

Kasus Denny Siregar Dilimpahkan ke Polda Jabar

👤Adi Kristiadi 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 17:32 WIB
Polresta Tasikmalaya telah melimpahkan penanganan kasus dugaan tindak pidana penghinaan atau pencemaran nama baik yang dilakukan, oleh...
MI/Supardji Rasban

Kekeringan Petani Cabai Brebes Merugi

👤Sipardji Rasban 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 17:27 WIB
"Sekarang sekali panen cuma dapatnya dalam hitungan kilogram. Ya,paling banyak 10 kilogram sekali panen," ujar Kholidin yang...
MI/ BARY FATHAHILAH

Pedagang Pernak-pernik Kemerdekaan Terdampak Covid-19

👤M Taufan SP Bustan 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 17:20 WIB
Pedagang pernak-pernik untuk perayaan HUT ke-75 Republik Indonesia yang mulai menjamur di jalanan Palu, Sulawesi Tengah, mengaku sepi...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya