Minggu 02 Agustus 2020, 10:20 WIB

Sumut dan Aceh Pacu Target Program IPDMIP

Yoseph Pencawan | Nusantara
Sumut dan Aceh Pacu Target Program IPDMIP

Istimewa
Ilustrasi

 

PROVINSI Sumatra Utara dan Aceh mencoba mencapai target implementasi program IPDMIP tahun ini dengan pengadaan benih dasar dan penempatan tiga konsultan untuk masing-masing kabupaten pelaksana.

Keterangan resmi Pusat Penyuluhan Pertanian yang diterima Sabtu (31/7) malam menyebutkan, hal itu merupakan hasil rapat Koordinasi dan Workshop Konsultan Regional 1 (Aceh dan Sumut) yang digelar di Medan, belum lama ini.

Untuk mendukung pencapaian target program Integrated Participatory Development and Management Irrigation Program (IPDMIP) 2020 di Sumut dan Aceh, kedua provinsi sepakat untuk melakukan dua hal.

Yakni pengadaan benih dasar (fundamental seed) untuk Sekolah Lapang pada Musim Tanam II (MT) Oktober - Maret (Okmar) dan penempatan tiga konsultan selaku tenaga ahli.

"Penempatan tiga konsultan itu didukung seorang koordinator untuk masing-masing kabupaten pelaksana IPDMIP," ujar Kepala Bappeda Sumut Hasmirizal Lubis.

Bappeda Sumut, selaku Province Project Management Unit (PPMU), berharap dengan kedua langkah itu keterlambatan pelaksanaan program IPDMIP Pertanian bisa dipacu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Sumut M Azhar Harahap menjelaskan, seharusnya beberapa kegiatan pada 2020 yang sudah direncanakan dapat berjalan lancar.

Namun pada akhirnya harus terkendala karena terjadi refocusing anggaran untuk mendukung penanggulangan pandemi Covid-19 serta masalah lain

Salah satunya kegiatan yang menyangkut petani adalah pengadaan benih dasar atau fundamental seed untuk Sekolah Lapang MT 1 pada April hingga September 2020.

Kegiatan ini tidak terealisasi karena adanya penggantian kepala bidang yang menangani kegiatan. Namun kegiatan ini diupayakan dapat terealisasi untuk MT 2 pada Oktober 2020 hingga Maret 2021.

Kemudian untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Program IPDMIP di bidang pertanian, telah ditempatkan pula para tenaga ahli sejak 1 Juli 2020.

Mereka terdiri dari tenaga ahli sistem pertanian, tenaga ahli rantai nilai dan tenaga ahli keuangan pedesaan. Dengan didukung satu orang koordinator untuk masing-masing kabupaten pelaksana Program IPDMIP.

Yakni Kabupaten Aceh Besar, Bireun, Aceh Utara, Aceh Timur, Simalungun, Asahan, Tapanuli Tengah dan Humbang Hasundutan.

Adapun rapat koordinasi tersebut bertujuan mendapatkan gambaran umum tentang Program IPDMIP yang sudah berjalan di provinsi maupun kabupaten pelaksana.

Rakor juga membahas berbagai masalah dan masukan serta langkah-langkah yang harus ditempuh selanjutnya.

Untuk diketahui, Program IPDMIP di Aceh dan Sumut berjalan sejak 2018 yang dilaksanakan oleh Bappeda dan Dinas PU-SDA.

Sedangkan sektor pertanian dikelola oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut dan baru dimulai pada 2020, berkoordinasi dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan.

Menurut keterangan resmi tersebut, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan perhatian serius terhadap program IPDMIP karena salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan.

Kepala BPPSDMP  Dedi Nursyamsi menegaskan IPDMIP berupaya meningkatkan nilai pertanian beririgasi secara berkelanjutan.  "Salah satu aspek terpenting dalam pertanian adalah ketersediaan air. Lewat
IPDMIP, produktivitas dan nilai pertanian akan ditingkatkan dengan cara irigasi berkelanjutan," katanya.(OL-13)

Baca Juga Pemudik Idul Adha Diimbau Sesuaikan Waktu untuk Hindari Macet

Baca Juga

MI/Dwi Apriani

Rumah Sehat Covid-19 Jakabaring Setop Terima Pasien

👤Dwi Apriani 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 18:05 WIB
KASUS positif pandemi virus korona baru di Sumatra Selatan terus bertambah. Namun, Rumah Sehat Covid-19 di Wisma Atlet Jakabaring...
ANTARA/Prasetia Fauzani

Perawat Meninggal Akibat Korona, Puskesmas di Tuban Ditutup

👤Ahmad Yakub 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 17:05 WIB
Puskesmas dan dua pasar tradisional di Kecamatan Singgahan ditutup setelah seorang perawat dan satu warga di Kecamatan Singgahan meninggal...
Antara

Tiga Kecamatan Terdampak Abu Vulkanik Sinabung

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 16:25 WIB
GUNUNG Sinabung dengan ketinggian 2.460 m di atas permukaan laut mengalami erupsi pagi tadi, Sabtu (8/8), sekitar pukul 01.58 WIB. Abu...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya