Minggu 02 Agustus 2020, 07:00 WIB

Bantu Pemulihan Ekonomi, Pemkot Kediri Dorong UMKM Go Digital

Antara | Nusantara
Bantu Pemulihan Ekonomi, Pemkot Kediri Dorong UMKM Go Digital

ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani
Pemerintah daerah setempat bekerjasama dengan Bank Indonesia menyelenggarakan pameran virtual selama setahun yang diikuti 150 pelaku UMKM

 

PEMERINTAH Kota Kediri membuat suatu program berupa digitalisasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) guna memulihkan perekonomian di tengah pandemi covid-19.

"Kalau biasanyan mereka bisa jual offline atau di CFD (kontrak berjangka), sekarang tidak bisa. Karena itu, pemerintah mendorong UMKM ini go digital. Ada memang UMKM yang tidak perlu diapa-apain lagi sudah jadi karena mereka memang sudah bisa mengemas produknya, mereka sudah mengenal dunia daring. Tapi ketika saya cek di marketplace, kebanyakan tidak spesifik, sehingga perlu ada sentuhan-sentuhan," kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar di Kediri, Minggu (2/8).

Abdullah mengatakan, Pemerintah Kota Kediri sudah mempersiapkan agar UMKM di wilayahnya bisa memanfaatkan daring. Wacana tersebut dibahas secara matang, mulai dari menyiapkan platform digital lokal baru hingga marketplace.

"Kalau nanti tidak bisa langsung ke marketplace karena alasan menunggu anak, tidak ada stok dan segala macam itu nanti akan diletakkan di platform lokal. Tentu ini butuh kurasi. Mengapa harus dikurasi karena ini masalahnya yang mau kita bentuk adalah competitiveness atau daya saing mereka," ujar dia.

Pemkot Kediri mengadakan pameran UMKM di Balai Kota Kediri. Mas Abu, sapaan akrab wali kota, juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk sharing dan memberikan arahan kepada pelaku UMKM terkait pemasaran.

"Ini tadi habis diskusi menangkap UMKM kita ini masih belum tahu mereka mau jual kemana. Target marketnya itu belum bagus. Misal tenun ini akan dijual kepada pekerja kantoran, itu siapa? Apakah badannya kurus atau gemuk. Dari situ, dia juga bisa membuat motifnya match dengan bentuk tubuhnya. Nah itu mereka belum mengerti, harus disentuh," ungkapnya.

Baca juga: Menteri Teten: Saya Menyaksikan UMKM Berinovasi di Tengah Pandemi

Mas Abu juga menyontohkan tentang pemotretan. Banyak foto-foto produk UMKM yang hampir semuanya kurang bagus.

"Bagaimana orang mau beli kalau mereka tidak tertarik pada first impression. Pandangan pertama sudah tidak eye catching, jadi tidak mau beli. Padahal kalau tadi saya lihat produknya bagus. Karena memang ini permasalahan disitu," tuturnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (UMTK) Kota Kediri Bagus Alit menambahkan nantinya UMKM Kota Kediri ini akan masuk dalam platform lokal. Jadi di platform lokal itu semua bisa melihat apa saja produk-produk UMKM Kota Kediri.

"Sehingga nanti semua bisa melihatnya tidak terpencar-pencar," kata Bagus Alit.

Sebanyak 200 produk UMKM seperti aneka suvenir dan kuliner dikurasi oleh Joko Koentono, seorang praktisi advertising di Balai Kota Kediri. Wali Kota juga meninjau berbagai macam produk UMKM yang dipajang tersebut, dengan ditemani Ketua Dekranasda Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar.

Pemkot Kediri sebelumnya juga pernah mengadakan pelatihan foto produk UMKM dan digital marketing. Pemkot juga menggelar pameran virtual sebagai bagian dari recovery ekonomi.(OL-5)

Baca Juga

MI/ Ramdani

Dua Dokter di Medan Wafat Akibat Covid-19

👤Yoseph Pencawan 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 00:06 WIB
Kedua dokter itu adalah Dennis dan Sabar Tuah...
MI/JOHN LEWAR

Kawasan Cagar Alam Wae Wuul Terbakar

👤Palce Amalo 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 23:16 WIB
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT Timbul Batubara membenarkan kebakaran tersebut, namun belum diketahui...
ANTARA

Konstruksi Sport Center Sumut Mulai Dibangun

👤Yoseph Pencawan 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 23:10 WIB
Rencana pembangunan fasilitas olahraga ini sudah melalui proses panjang, mulai dari pengadaan lahan, studi kelayakan hingga penyusunan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya