Sabtu 01 Agustus 2020, 22:00 WIB

NasDem Dukung Sanksi Progresif Pelanggar PSBB di Jakarta

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
NasDem Dukung Sanksi Progresif Pelanggar PSBB di Jakarta

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Aktivitas di pasar asemka, sejumlah pengunjung masih tidak sepenuhnya patuh atas anjuran memakai masker di tempat umum

 

ANGGOTA Fraksi Partai NasDem di DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz Muslim mendukung Pemprov DKI Jakarta menerapkan sanksi denda progresif bagi para pelanggar aturan PSBB Transisi.

Abdul Aziz Muslim menegaskan sudah sepatutnya masyarakat diberikan sanksi jika tidak disiplin. Hal ini dilakukan agar penerapan protokol kesehatan semakin melekat dan menjadi kebiasaan baru di dalam aktivitas sehari-hari.

"Iya saya dukung. Supaya masyarakat ini semakin terbiasa. Bahwa ini untuk melindungi diri dan orang lain," kata Abdul Aziz Muslim saat dihubungi Media Indonesia, Sabtu (1/8).

Menurutnya semakin hari pelanggaran PSBB semakin bertambah karena ia menilai masyarakat mulai bersikap apatis. Masyarakat tak lagi menganggap covid-19 sebagai wabah membahayakan seperti di awal-awal kemunculannya.

"Itu juga bisa disebabkan mereka itu semakin tidak percaya ada wabah covid. Karena nggak kelihatan," ujarnya.

Sikap ini menurutnya sangat berbahaya dan diduga olehnya, inilah yang membuat kasus covid-19 di Jakarta semakin bertambah hingga rata-rata 200 kasus baru hingga 400 kasus baru setiap harinya.

"Tapi perlu diingat, sanksi progresif ini juga mesti dibarengi dengan edukasi dan edukasi terus menerus. Kita mungkin juga lelah tapi jangan tidak mengingatkan. Kita semua ingin covid-19 ini cepat usai," imbuh anggota Komisi E itu.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan akan memberikan upaya lebih dalam masa perpanjangan ketiga kalinya PSBB Transisi Fase 1 yang berlangsung sampai 13 Agustus mendatang.

Upaya itu antara lain dengan memberikan sanksi denda progresif. Artinya, tempat usaha atau individu yang sudah pernah melanggar dan diberi denda jika melanggar lagi akan diberikan sanksi denda yang lebih besar daripada sebelumnya.(OL-4)

Baca Juga

Medcom

Tambah 472 Kasus, Total Positif Covid-19 DKI Capai 25.714 Orang

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 17:40 WIB
Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan ada penambahan kasus positif covid-19 selama 24 jam sebanyak 472...
Ilustrasi

Ini Sanksi Bagi Perusahaan yang tutupi Kasus Covid-19

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 17:19 WIB
"Kami akan memberikan sanksi terhadap perkantoran yang menutup-nutupi karyawannya yang terpapar Covid-19. Kami sedang menyusun aturan...
Antara

Tutupnya Pasar Mayestik, Ada Pedagang Meninggal karena Covid-19

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 17:11 WIB
Perumda Pasar Jaya akhirnya mengakui ada seorang pedagang di Pasar Mayestik meninggal dunia karena covid-19, sehingga pasar tersebut...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya