Sabtu 01 Agustus 2020, 20:00 WIB

Menteri Teten: Saya Menyaksikan UMKM Berinovasi di Tengah Pandemi

Ardi Teristi | Nusantara
Menteri Teten: Saya Menyaksikan UMKM Berinovasi di Tengah Pandemi

MI/Ardi Teristi
Virtual fashion show APD oleh UMKM di Yogyakarta (1/8/2020)

 

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengapresiasi daya juang UMKM untuk bangkit di tengah pandemi covid-19.

"Saya menyaksikan banyak UMKM di berbagai daerah yang melakukan inovasi produk, salah satunya APD (produk alat pelindung) yang sangat diperlukan oleh dunia kesehatan," kata Teten saat memberikan sambutan kunci dalam Virtual Fashion Show of Personal Protective Equipment oleh UMKM di DIY, Sabtu (1/8).

Teten mendukung langkah UMKM dalam membuat produk Alat Pelindung Diri (APD). Kementerian Koperasi dan UMKM juga bekerja sama dengan Karya Nusantara dan Daruma, imbuhnya, untuk memastikan ketersediaan bahan baku, standardisasi produk, dan akses pemasaran produk APD dari 167 koperasi dan UMKM.

"Ini adalah ciri khas UMKM. Meski ekonomi terpuruk, mereka selalu mencari jalan keluar. UMKM harus tetap makan. UMKM tidak dapat menunggu hingga ekonomi sehat," ujar Teten.

Baca juga: Tomat Karo Mulai Melenggang ke Pasar Dunia

Untuk mendukung pertumbuhan UMKM, menurutnya, berbagai pihak perlu mendukung. "Mulai dari kementerian, berbagai lembaga, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat untuk memastikan agar produk UMKM dapat menguasai pasar, baik domestik maupun nasional," paparnya.

Pihaknya, kata Teten, juga tengah bekerja sama dengan e-commerce agar dapat memasarkan produk UMKM dari rumah. "Hingga saat ini sudah ada 13 persen UMKM atau sekitar 8 juta usaha di Indonesia yang masuk market place online," ungkap Teten.

Presiden Joko Widodo, sambungnya, sudah memberi target, pada 2020, jumlah UMKM yang masuk dalam market place mencapai 10 juta. Teten yakin target tersebut dapat terealisasi.

Pencetus (founder) Sambatan Jogja (Sonjo) Rimawan menyatakan ada delapan model APD yang diperagakan sore itu. "APD itu buatan UMKM di DIY dan telah diuji oleh Fakultas Farmasi UGM untuk water resistance berdasarkan metode AATCC 42," terang Rimawan.

Kegiatan ini menampilkan produk UMKM asli Jogja agar bisa menggerakkan ekonomi di Jogja. Ia pun telah mengundang para penentu kebijakan dan pejabat kedutaan besar Indonesia dari 28 negara lewat webinar.

"Pada situasi seperti ini, kita harus saling bergotong rotong. Dengan ini, kami harap, UMKM bisa berkontribusi dari DIY bisa menuju pentas dunia. Seluruh APD bisa dilihat Sonjo.co.id dan aplikasi Etalase Pasar Sonjo," pungkasnya. (OL-14)

 

Baca Juga

MI/Djoko Sardjono

Kasus Positif Covid-19 di Klaten Bertambah 12 Orang

👤Djoko Sardjono 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 08:23 WIB
Sebanyak 12 pasien baru terkonfirmasi positif terinfeksi covid-19 adalah warga dari Kecamatan Klaten Utara, Wedi, Polanharjo, Jogonalan,...
MI/Rendy Ferdiansyah

Pulihkan Ekonomi, KTH Mutiara Timur Babel Kembangkan Wisata Alam

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 08:15 WIB
Ketua KTH Mutiara Timur Bangka David Siga mengatakan bukit Pagoda di Desa Rebu Bangka memiliki pemandangan alam yang begitu...
ilustasi

Positif Korona,Bupati Aceh Singkil & Istri Jalani Isolasi Mandiri

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 08:09 WIB
Bupati Aceh Singkil dan istrinya itu dalam kondisi segar dan bugar. Tidak ada gejala dari virus tersebut sehingga tidak memerlukan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya