Sabtu 01 Agustus 2020, 11:39 WIB

Kemenhub Imbau Pemudik Hindari Arus Balik Minggu (2/8)

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Kemenhub Imbau Pemudik Hindari Arus Balik Minggu (2/8)

ANTARA/Muhammad Adimaja
Ilustrasi--Suasana kemacetan saat memasuki area pemeriksaan kendaraan yang akan masuk ke wilayah DKI Jakarta di KM 47 Tol Cikampek.

 

KEMENTERIAN Perhubungan mengimbau para pemudik saat liburan panjang Iduladha untuk menghindari perjalanan pulang pada Minggu (2/8) yang merupakan hari terakhir libur panjang sehingga diprediksi akan terjadi lonjakan kendaraan baik menuju maupun dari arah Jakarta.

"Dalam kondisi seperti ini, untuk menghindari kemacetan di hari Minggu, saya mengimbau masyarakat yang bepergian ke Jawa Tengah dan Jawa
Timur untuk kembali lebih cepat agar menghindari kemacetan di hari Minggu," kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi ketika
dihubungi, Sabtu (1/8).

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat yang melakukan perjalanan mudik mengatur rencana perjalanan mereka dan menyesuaikan waktu untuk kembali ke Jakarta sehingga tidak bersamaan kembali ke kota asal atau ke Jakarta dan dapat meminimalisasi kepadatan.

Baca juga: Idul Adha dengan Protokol Kesehatan

Selain menghindari kemacetan arus lalu lintas, pihaknya juga menganjurkan perjalanan arus balik selain pada Minggu (2/8), demi menjaga kesehatan dan memulihkan energi masyarakat sebelum kembali beraktivitas pada keesokan harinya.

Di sisi lain, mengingat hari raya yang masih masuk dalam masa pandemi covid-19, masyarakat wajib menjaga imunitas tubuh masing-masing dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kepadatan tersebut dilaporkan mulai meningkat sejak Senin (27/7). Tercatat terjadi kenaikan sebesar 0,3% atau 123.764 kendaraan.

Kemudian pada 28 Juli ada kenaikan 7,4% atau 132.494 dan 18% atau 145.596 kendaraan pada 29 Juli, yang keluar dari sejumlah jalan tol di Jakarta.

Terkait dengan protokol kesehatan, pihak Kementerian Perhubungan dan instansi lain yang bertugas di pos-pos penjagaan juga terus memonitor jumlah penumpang pada kendaraan, mengimbau untuk menggunakan masker, serta memeriksa suhu pada penumpang .

Dirjen Budi juga menjelaskan bagi para pengemudi truk sumbu 3 ke atas dapat menghindari penggunaan tol Trans-Jawa mulai dari ruas Semarang sampai dengan Jakarta karena akan diprioritaskan untuk kendaraan pribadi.

"Sesuai arahan Menteri Perhubungan, kami juga sedang menggencarkan sosialisasi bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi untuk mengatur waktu perjalanan agar tidak menumpuk semua untuk kembali ke Jakarta pada Minggu nanti. Untuk truk, kami mohon untuk sementara menghindari lewat jalan tol, mungkin dapat memilih untuk menggunakan jalan arteri sebagai opsi rute perjalanan," kata Dirjen Budi.

"Dengan demikian, mobil barang logistik sumbu 3 ke atas diharapkan menggunakan jalan arteri (nontol) yaitu melalui Jalur Pantura Semarang-Cirebon-Indramayu-Karawang-Bekasi," tambahnya.

Oleh karena itu, Budi meminta agar para pelaku usaha dan industri dapat mempersiapkan diri dan menyesuaikan waktu pengaturan arus balik sesuai dengan imbauannya tersebut. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Antara

Madrasah Boleh Belajar Tatap Muka di Zona Kuning Asal...

👤Zubaedah Hanum 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 07:05 WIB
MENTERI Agama Fachrul Razi memperbolehkan madrasah di zona hijau dan kuning untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Namun, ada...
MI/Ramdani

Menepis Kesalahpahaman Mengenai Thermo Gun, Ini Penjelasannya

👤 Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 06:38 WIB
Menurut dr Shela dari Satgas Covid-19,thermo gun tidak mengeluarkan sinar yang bisa mengeluarkan radiasi. Jadi tidak berbahaya untuk...
Kemenparekraf

Yuk, Beli Buku Lokal Bertabur Diskon!

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 06:05 WIB
Program Beli Buku Lokal hingga 7 September 2020 mendatang melibatkan empat marketplace (lokapasar) yakni, Tokopedia, Bukalapak, Lazada, dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya