Sabtu 01 Agustus 2020, 07:06 WIB

Jonathan Isaac Tolak Berlutut Saat Lagu Kebangsaan AS

Basuki Eka Purnama | Olahraga
Jonathan Isaac Tolak Berlutut Saat Lagu Kebangsaan AS

nba.com
Jonathan Isaac memutuskan tetap berdiri saat rekan-rekannya berlutut saat lagu kebangsaan AS.

PEMAIN Orlando Magic Jonathan Isaac tetap berdiri saat lagu kebangsaan Amerika Serikat (AS) diputar menjelang laga antara Magic dan Brooklyn Nets, Jumat (31/7) waktu setempat. Dia menolak bergabung dengan rekan setim dan para pelatihnya.

Sebelumnya, di laga pembuka bergulirnya kembali kompetisi NBA di Orlando, seluruh pemain dan belatih yang mengenakan kaos bertuliskan 'Black Lives Matter' berlutut saat lagu kebangsaan AS berkumandang.

Aksi itu diikuti para pemain Magic dan Nets dalam laga pada Jumat (31/7), kecuali Isaac.

Isaac yang juga tidak mengenakan kaos 'Black Lives Matter' memilih berdiri mengenakan jersey Magic.

Baca juga: LeBron James Penentu Kemenangan Duel Sekota

Berbicara setelah laga yang dimenangkan Magic dengan skor 128-118, Isaac yang juga merupakan seorang pendeta mengaku dirinya sangat mendukung gerakan Black Lives Matter.

"Saya mendukung Black Live Matter. Namun, saya memiliki alasan untuk keputusan saya. Saya tidak merasa berlutut atau mengenakan kaos Black Lives Matter tidak ada hubungannya dengan mendukung kehidupan warga kulit hitam," jelasnya.

"Semua orang diciptakan dari citra Tuhan dan kita berada di bawah kuasa Tuhan. Namun, kita semua melakukan hal yang seharusnya tidak kita lakukan dan mengatakan kata yang seharusnya tidak kita katakan. Kita membenci orang yang seharusnya tidak kita benci."

"Ketika Anda melihat sekitar, rasisme bukan satu-satunya penyakit yang meracuni masyarakat kita, negara kita, dan dunia kita. Jadi, saya merasa kita harus bersatu bukan hanya untuk rasisme namun semua penyakit yang meracuni masyarakat kita," lanjut dia.

Bergulirnya kembali NBA berlangsung saat AS tengah dilanda masalah rasisme dan aksi kekerasan oleh polisi setelah seorang pria kulit hitam tidak bersenjata, George Floyd dibunuh oleh polisi pada 25 Mei lalu di Minneapolis. (AFP/OL-1)

Baca Juga

Antara/M. Risyal Hidayat

Perpani Seleksi Atlet untuk Isi Tiket Lowong Olimpiade

👤Akmal Fauzi 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 18:47 WIB
“Atlet pengganti kita sudah menyiapkan dan sudah proses seleksi, dan kami sudah surati atlet yang terpilih, tanggal 15 nanti tiga...
AFP

Kegemilangan James Harden tak Mampu Bawa Rockets Menang

👤Akmal Fauzi 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 16:42 WIB
Harden menyumbang 45 poin dan mencatatkan rekor tertinggi dalam kariernya, ditambah 17...
AFP/NELSON ALMEIDA

Vandoorne Bakal Balap Lagi Bareng McLaren untuk F1 GP Spanyol

👤Deden Muhamad Rojani 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 15:45 WIB
Stoffel Vandoorne siap balapan kembali untuk McLaren pada akhir pekan balapan Formula 1 di Grand Prix Spanyol setelah berakhirnya musim...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya