Jumat 31 Juli 2020, 21:29 WIB

Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19, Arya: Urusan Kemanusiaan

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19, Arya: Urusan Kemanusiaan

Antara/Rivan Awal Lingga
Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara Arya Sinulingga

 

STAF Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengatakan urusan kemanusiaan yang mendorong dirinya untuk menjadi relawan uji klinis fase III vaksin covid.

"Saya lihat ini merupakan urusan kemanusiaan dan dari sisi hal lain untuk menyelamatkan banyak orang dan dibutuhkan relawan untuk itu," kata Arya saat dihubungi, Jumat (31/7).

Arya menilai virus korona mengancam hidup manusia dan cangkupannya seluruh negara, jadi dampaknya sangat besar terhadap 2 faktor yakni kehidupan manusia karena menyangkut kesehatan. Faktor kedua akibat covid ini ialah ekonomi dunia yang turut terdampak.

"Kedua faktor itu bisa membunuh juga, jadi ketika vaksin ditemukan maka mau tidak mau harus diuji. Tes pertama masalah keselamatan manusia apakah aman bagi manusia, tes kedua apakah vaksin tersebut bisa bekerja, kedua tahapan tersebut sudah diuji dan hasilnya baik. Dan sekarang tahap ketiga ini perlu lebih banyak orang untuk divaksin yang berasal dari berbagai ras, salah satunya Indonesia," ujar Arya.

Selain itu, kerja sama antara Perusahaan vaksin Sinovac Biotech Ltd dengan PT Bio Farma (Persero) harus benar-benar dimanfaatkan, karena tidak semua negara memiliki kesempatan bekerja sama dengan perusahaan farmasi asal Tiongkok tersebut dan menguji vaksin ini.

Baca juga : Staf Khusus Terawan Luruskan Isu Klaster Perkantoran

"Jadi saya lihat ini harus ada yang siap diuji klinis. Jika ampuh ini bisa mematikan korona di Indonesia dan itu dibutuhkan oleh relawan. Dan untuk uji klinisnya ada kerja sama Sinovac dan Bio Farma perusahaan vaksin besar dan ada izin dari WHO," jelasnya.

"Bagi kita ini adalah kesempatan besar. Karena termasuk salah satu pertama di dunia disamping ada Bangladesh dan Brazil yang turut mengembangkan vaksin ini," sambungnya.

Jika uji klinis fase III ini berhasil maka Bio Farma akan memproduksi pada kuartal I 2021 dan akan disiapkan oleh BUMN kapasitasnya hingga 250 juta dosis. Saat ini vaksin covid sedang di uji oleh tim riset Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) bersama Bio Farma dan Sinovac.

Arya mengaku akan datang langsung ke Unpad Bandung untuk menjadi relawan uji klinis vaksin covid.

"Kemarin saya sudah proses pendaftaran tetapi butuh beberapa administrasi lainnya rencananya sih pada pekan pertama atau kedua pembukaan tes saya lengkapi dan saya langsung datang ke Bandung (Unpad) juga untuk langsung divaksin korona," pungkasnya. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA/Novrian Arbi

Doni Senang Masyarakat Dukung Kampanye Nasional Penggunaan Masker

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 08:09 WIB
Kampanye ini diharapkan menjadi gerakan yang mengubah mindset sehingga pada akhirnya perilaku masyarakat...
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Menag Kecam Intoleransi di Solo

👤Siswantini Suryandari 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 07:50 WIB
Kasus midodareni di Solo diprotes warga dan menyebabkan korban luka menuai amarah Menteri Agama Fachrul Razi mengecam tindakan iru dan...
MI/ ADAM DWI

Umat Muslim Diminta tidak Percaya Covid-19 adalah Konspirasi

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 06:13 WIB
Menganggap remeh wabah covid-19 sama dengan menzalimi masyarakat. Sikap menganggap remeh wabah akan membawa keburukan bagi diri sendiri dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya