Jumat 31 Juli 2020, 07:08 WIB

Anies Ancam Pengusaha Pelanggar PSBB Transisi Sanksi Pidana

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Anies Ancam Pengusaha Pelanggar PSBB Transisi Sanksi Pidana

MI/M Irfan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan pihaknya akan berupaya memperketat pengawasan di masa perpanjangan ketiga PSBB Transisi.

Hal itu termasuk memberikan ancaman sanksi pidana bagi perusahaan atau tempat kerja yang tidak serius menerapkan protokol kesehatan serta melanggar PSBB.

Tidak tanggung-tanggung, Anies berencana mengancam para pelanggar dengan sanksi pidana sesuai Undang-undang No 6 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan.

Baca juga: Pemilik Usaha Dilarang Abaikan Risiko Kesehatan Pegawainya

"Lalu juga saya perlu garis bawahi, dalam undang-undang kekarantinaan kesehatan diatur tentang pelanggaran menghalang-halangi penyelenggaraan karantina kesehatan dan ini adalah tindakan pidana," ujarnya dalam konferensi pers daring, Kamis (30/7).

Ancaman sanksi pidana yang dilancarkan Anies merujuk pada UU 6/2018 pasal 93 yang berbunyi 'Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah)'.

Tempat kerja untuk itu harus memberi perhatian serius pada penerapan protokol kesehatan. Perusahaan diminta mengalokasikan waktunya setiap hari untuk mengingatkan terkait protokol kesehatan.

Hal itu berkaitan dengan terus meningkatnya jumlah pekerja yang terpapar covid-19 dan memunculkan klaster-klaster perkantoran.

"Karena itu kita tidak ingin terjadi. Semua kegiatan usaha tidak boleh meresikokan kesehatan orang yang terlibat dalam kegiatannya," tegasnya. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Pemprov DKI Ancam Tutup Perusahaan Pelanggar Protokol Kesehatan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 18:37 WIB
Penambahan masa penutupan itu dilakukan, jika terbukti laporan dari karyawan di tempat kerjanya itu melanggar protokol atau menutupi kasus...
Medcom

Tambah 472 Kasus, Total Positif Covid-19 DKI Capai 25.714 Orang

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 17:40 WIB
Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan ada penambahan kasus positif covid-19 selama 24 jam sebanyak 472...
Ilustrasi

Ini Sanksi Bagi Perusahaan yang tutupi Kasus Covid-19

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 17:19 WIB
"Kami akan memberikan sanksi terhadap perkantoran yang menutup-nutupi karyawannya yang terpapar Covid-19. Kami sedang menyusun aturan...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya