Jumat 31 Juli 2020, 03:28 WIB

Noor Supit akan Jadikan SOKSI Kekuatan Utama Kemenangan Golkar

Syarief Oebaidillah | Politik dan Hukum
Noor Supit akan Jadikan SOKSI Kekuatan Utama Kemenangan Golkar

Dok. Pribadi
Munas SOKSI

 

SETELAH terpilih secara musyawarah mufakat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depinas SOKSI) dalam Munas XI di Jakarta. Ahmadi Noor Supit menegaskan bersama Keluarga Besar SOKSI akan terus menjaga Doktrin Karya Kekaryaan dan jati diri Karyawanisme sebagai landasan perjuangan organisasi yang didirikan Suhardiman tersebut,

Ia pun berkomitmen terus memantapkan konsolidasi organisasi dari tingkat pusat sampai daerah untuk menyongsong kemenangan Partai Golkar di Pemilu 2024.

"Kemenangan Partai Golkar di Pileg dan Pilpres 2024 menjadi komitmen SOKSI ke depan. Untuk itu, kami akan terus meyakinkan rakyat bahwa Golkar adalah pilihan terbaik untuk mensejahterakan rakyat. Kemenangan Golkar menjadi kebutuhan rakyat karena hingga saat sekarang pun rakyat belum memperoleh hak untuk sejahtera," ujar Ahmadi Noor Supit usai pidato kemenangannya.

Supit pun bertekad membawa SOKSI, sebagai organisasi yang besar dan kuat dalam memunculkan gagasan dan pemikiran yang kritis, objektif, profesional juga solutif bagi perjalanan sejarah perpolitikan bangsa.

Ketua Umum SOKSI terpilih ini akan mengajak seluruh elemen Golkar bersama-sama mewujudkan harapan seluruh kader menjadikan Partai Golkar sebagai kampiun dengan merebut posisi nomor satu kontestasi Pemilu 2024.

"SOKSI harus bisa menyiapkan dan memberikan kader pilihan terbaik untuk menjadi pemimpin bangsa ke depan. Untuk itu SOKSI harus kembali melakukan kaderisasi kepemimpinan. SOKSI tidak kenal kader lompat sana lompat sini. Kita sebagai organisasi selalu kenal siapa yang memimpin dan calon-calon Pemimpin SOKSI masa depan," tegasnya.

Baca juga : Penyalahgunaan Kewenangan Bayangi Politik Dinasti

Ia menegaskan di bawah komandonya SOKSI juga akan tetap konsisten dalam menjaga tegak dan utuhnya Pancasila berdasarkan pada sejarah pendirian Ormas SOKSI sejak 20 Mei 1960.

"Posisi SOKSI sebagai benteng Pancasila, akan terus menangkal komunisme dan paham, ajaran atau aliran lain yang bertentangan dengan Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia. Pancasila dan UUD 1945 adalah harga mati bagi NKRI," ucap Supit.

Selain itu, kata Supit, dalam penanganan pandemi Covid-19, SOKSI juga mendorong pemerintah agar lebih serius dan komprehensif dalam mengantisipasi krisis ekonomi sebagai dampak terbesar, selain tentunya aspek kesehatan dan sosial budaya yang tidak bisa diabaikan juga menjadi agenda penting bangsa.

Sekretaris Penyelenggara Munas SOKSI Dina Hidayana mengapresiasi peserta Munas yang telah mewujudkan proses demokrasi sebagaimana pengejawantahan Pancasila dengan sangat tertib, disiplin mengikuti protokol kesehatan dalam suasana kekeluargaan yang berlangsung selama Munas XI SOKSI Tahun 2020 ini .Dia optimistis SOKSI bersama anak yang didirikannya, yakni Partai Golkar akan tumbuh kuat bersama.

"Kepemimpinan yang kuat dengan semangat soliditas, kepercayaan, visi yang sama, sistem yang tepat dan kualitas kader sebagai kata kuncinya," ujar Dina yang juga merupakan Staf Ahli MPR RI dan aktivis Beringin di Dapil Jateng .

Dalam Munas XI SOKSI ini terpilih pula Bobby Soehardiman yang juga putra mendiang Suhardiman sebagai Ketua Dewan Pembina, Oetojo Oesman sebagai Ketua Dewan Kehormatan, Thomas Suyatno sebagai Ketua Dewan Pertimbangan, Bomer Pasaribu sebagai Ketua Dewan Pakar SOKSI. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA

RUU Cipta Kerja Dibutuhkan untuk Bangkitkan Investasi

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 07:37 WIB
Guru Besar Hukum Pidana dari Universitas Krisnadwipayana Indriyanto Seno Adji menilai  tak ada penghilangan kewenangan daerah dalam...
Medcom.id

Polri akan Barter 2 Buron

👤Ykb/P-5 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 07:02 WIB
Kedua buron itu atas nama Indra Budiman alias IB dan Sangoe NG (SNN). Keduanya ditangkap di AS terkait pelanggaran imigrasi berupa...
ANTARA

Kasus PT DI Didalami lewat Pejabat Kemensetneg

👤Cah/Dhk/Ant/P-1 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 06:54 WIB
Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan kegiatan penjualan dan pemasaran di PT Dirgantara Indonesia pada...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya