Kamis 30 Juli 2020, 20:49 WIB

Usai Buka Peluang Wisata Jepang Waspada Lonjakan Kasus Covid-19

Antara | Internasional
Usai Buka Peluang Wisata Jepang Waspada Lonjakan Kasus Covid-19

AFP
Petugas menyuarakan peringatan kepada warga Jepang untuk mewaspadai pandemi covid-19.

 

Jepang tengah bersiap dengan lonjakan kasus covid-19 dengan lebih dari 1.000 kasus baru untuk pertama kalinya, muncul satu pekan setelah pemerintah memulai kampanye perjalanan domestik untuk membangkitkan industri pariwisata.

Per Rabu (29/7) otoritas kesehatan mengonfirmasi sebanyak 1.264 kasus baru covid-19 terjadi di seluruh Jepang, demikian laporan lembaga penyiaran NHK. Angka itu melampaui rekor sebelumnya di angka 981 kasus.

Prefektur Iwate di Jepang bagian utara, yang sempat menjadi prefektur terakhir bebas covid-19, melaporkan kasus pertama pada Rabu. Sementara prefektur Okinawa di selatan mencatat 44 kasus, rekor dalam tiga hari berturut-turut.

Sebelumnya, pemerintahan Perdana Menteri Shinzo Abe meluncurkan kampanye perjalanan nasional bertajuk "Mari Berpergian" pada 22 Juli yang menyasar pemulihan industri pariwisata sekalipun kasus infeksi covid-19 masih tercatat cukup tinggi.

Norio Sugaya, seorang anggota panel influenza Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai kampanye itu dirilis pada waktu yang tidak tepat.

"Saya sangat mendukung industri pariwisata, namun kita harusnya tidak melakukan (kampanye) itu ketika infeksi kembali naik. Virus ini menyebar selagi orang-orang berpergian. Jelas bahwa hal itu adalah sebuah kesalahan," kata Sugaya.

"Para dokter akan segera memberikan tanda peringatan. Rumah sakit akan segera terisi, begitu pula dengan ruang rawat intensif," ujar dia menambahkan.

Di sisi lain, Tokyo berencana untuk memangkas jam operasional restoran dan tempat karaoke pada bulan depan, sebagai salah satu upaya mengurangi tambahan kasus yang saat ini tengah melonjak, demikian dikutip dari surat kabar bisnis Nikkei.

Pemerintah setempat mempertimbangkan pemberian kompensasi sebesar 200.000 yen (sekitar Rp27 juta) untuk toko-toko yang mematuhi permintaan otoritas agar tutup pada pukul 10 malam dari 3 hingga 31 Agustus. (OL-12)

Baca Juga

JOSEPH EID / AFP

Presiden Prancis Akan Kunjungi Beirut

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 06:56 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron akan bertemu dengan mitranya Michel Aoun dan Perdana Menteri Hassan Diab untuk memberikan dukungan moril...
AFP/STR/ANWAR AMRO/MARWAN TAHTAH

KBRI Beirut Pastikan Semua WNI Selamat

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 05:18 WIB
Gubernur Beirut mengatakan lebih dari 300 ribu orang kehilangan rumah akibat...
FAMER ROHENI / Malaysia

Malaysia Tak Ingin Terjebak dalam Perselisihan Tiongkok-AS

👤 Faustinus Nua 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 05:18 WIB
Malaysia mengajak negara-negara ASEAN utuk bersatu sebagai satu blok terutama dalam menghadapi tekanan Tiongkok dan AS serta...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya