Kamis 30 Juli 2020, 17:25 WIB

Polisi Siapkan 3 Skenario Antisipasi Arus Mudik Jelang Idul Adha

Sri Utami | Megapolitan
Polisi Siapkan 3 Skenario Antisipasi Arus Mudik Jelang Idul Adha

Antara/M Ibnu Chazar
Sejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta - Cikampek menuju Gerbang Tol Cikampek Utama di Karawang

 

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi lonjakan volume kendaraan arus mudik Hari Raya Idul Adha terjadi mulai sore ini, Kamis (30/7). Kendaraan dari arah Jakarta diperkirakan akan berjalan ke berbagai arah khususnya ke Jawa.

"Khusus dalam menghadapi libur Idul Adha yang jatuh hari Jumat dan kita perkirakan pada hari Kamis sore nanti sudah ada peningkatan arus lalin (lalu lintas)," ucap Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi.

Sedangkan arus balik diprediksi akan terjadi pada Minggu (2/8). Menurut Sambodo, pihaknya telah menyiapkan sejumlah skenario pengaturan lalin untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.

"Skenario pertama jalur seperti biasa, kemudian yang kedua melaksanakan contra flow. Untuk mudik serta pengamanan pada arus balik Idul Adha pada Minggu siang sampai dengan Minggu malam," jelasnya.

Seluruh personel, imbuh Sambodo, akan berjaga di pos yang telah disiapkan di beberapa titik di antaranya berjaga di ruas jalan tol, ruas jalur arteri, lokasi tempat pemberhentian angkutan umum hingga lokasi tempat wisata.

Baca juga: Pengendara Lawan Arus Banyak Ditilang

"Jika skenario kedua juga tidak mampu mengurai kepadatan maka dilaksanakan skenario ketiga, yaitu memberlakuan one way atau satu arah," jelas Sambodo.

Sambodo mengatakan pemberlakuan skenario one way terlebih dahulu dikoordinasikan dengan Korps Lalu Lintas Polri karena menyangkut wilayah perbatasan bukan hanya wilayah Polda Metro Jaya saja. Kemudian polisi juga akan melaksanakan kebijakan buka tutup di rest area jika antrean pengisian bahan bakar di rest area kilometer 19 membeludak.

"Skenario lalin, kami berupaya agar situasi tetap normal. Skenario kedua dilaksanakan kalau misalnya arus meninggalkan Jakarta menuju ke timur terjadi kepadatan, tidak mampu ditampung di elevated atau di elevated ada masalah, seperti kecelakanan yang mengakibatkan tertutupnya jalan tol elevated," tukasnya.

Oleh karena itu, kata Sambodo, timnya telah berkoordinasi dengan pihak Jasa Marga jika penutupan arus arah timur akan dilakukan.

"Tentunya kami akan melaksanakan buka tutup, termasuk ada parking bay (sebelah kiri jalan) yang memang bisa saja itu mengganggu arus lalin," pungkasnya. (OL-14)

Baca Juga

Medcom

DKI Klaim Mampu Periksa Spesimen Covid-19 Hampir 11 Ribu per hari

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 23:04 WIB
"Kapasitas lab kami bisa 10 ribu lebih sehari. Saat ini kami sudah mempunyai 54 lab jejaring yang bisa mendeteksi (covid-19),"...
MI/Ramdani

Indosat Bantah Diminta Pemprov DKI untuk Tutup Kantor

👤Susanto 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 21:22 WIB
Menurut dia, dalam sidak tersebut, pihak Indosat Ooredoo telah menandatangani pakta...
Antara

Anies Minta Peran PMI Perangi Covid-19

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 20:52 WIB
“Para pengurus yang barusan dilantik ini mendapatkan tugas ekstra, terlebih pada masa pandemi seperti sekarang. Ada PR besar terkait...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya