Kamis 30 Juli 2020, 12:56 WIB

Gagalnya Penyelundupan 200 Kg Sabu Selamatkan 1 Juta Jiwa

Rendy Ferdiansyah | Nusantara
 Gagalnya Penyelundupan 200 Kg Sabu Selamatkan 1 Juta Jiwa

MI/Rendy Ferdiansyah
Kapolda Bangka Belitung Irjen Anang Syarif Hidayat menunjukkan barang bukti 200 kg sabu diselundupkan dari Myanmar, Kamis (30/7/2020).

 

KEPOLISIAN Bangka Belitung menggagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat 200 kg yang dimasukkan ke dalam karung jagung. Kapolda Bangka Belitung, Irjen Anang Syarif Hidayat mengatakan penggagalan 200 kg sabu ke Babel itu bisa menyelamatkan satu juta warga di wilayah itu.

"Alhamdullilah dengan gagalnya beredar sabu 200 kg ini, berarti kita berhasil menyelamatkan 1 juta jiwa penggunaan narkotika," kata Kapolda Babel Irjen Anang Syarif Hidayat kepada wartawan di Mapolda Babel, Kamis (30/7).

Ia menjelaskan terungkapnya kasus peredaran gelap narkotika jaringan  internasional ini, berawal ditangkap dari wilayah Babel dan dikembangkan hingga ke Jakarta.

"Tanggal 21 Juli 2020, Selasa pukul 17.30 WIB, info masyarakat ada jasa pengiriman antar pulau angkut barang makanan pokok jagung di dalamnya ada sesuatu mencurigakan," ungkap Kapolda. 

Setelah dilakukan pengecekan di salah satu gudang di Lontong Pancur Pangkalpinang, Ditnarkoba Polda Babel mendapatkan ada 73 karung berisi jagung asal Myanmar. Namun terselip bungkusan sabu. 

"Setelah kita geledah, ternyata dari 73 karung isi jagung tersebut, dua karungnya berisikan 4 bungkus narkoba dengan berat 9 kg. Dari sini kita telusuri dari mana asal usulnya dan mau dikirim kemana. Selanjutnya selanjutnya buat tiga tim. Tim pertama ke Jakarta, dua mengikuti barang selama perjalanan, melacak dari mana asal usulnya di Kepri," ungkap dia. 

"Kita telusuri ternyata karung jagung tersebut dikumpulkan di salah satu gudang di Bekasi Cikarang. Total karung jagung yang terkumpul di gudang ada 432 karung," terangnya.

Bersama Mabes Polri, Ditnarkoba Babel melakukan penggeledahan dan ditemukan 200 kg sabu dikemas dalam karung bercampur jagung.

"Berdasarkan informasi, 200 kg sabu ini berasal dari Myanmar kemudian ke Johor Malaysia, dan masuk ke Tembilahan Tiau serta mampir ke gudang di Pangkalpinang kemudian ke Jakarta," imbuh Kapolda.

baca juga: Kasus Narkoba Meningkat selama Pandemi

Dari ungkapan kasus 200 kg itu polisi mengamankan 4 tersangka, namun hanya satu tersangka dibawa ke Mapolda Babel. Sedangkan tiga tersangka lainnya saat ini berada di Mabes Polri. Ia menambahkan ungkap kasus 200 kg sabu ini, karena berawal di Babel,  makanya barang bukti dan tersangka diserahkan ke Mapolda Babel.(OL-3)


 

Baca Juga

MI/Dwi Apriani

Rumah Sehat Covid-19 Jakabaring Setop Terima Pasien

👤Dwi Apriani 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 18:05 WIB
KASUS positif pandemi virus korona baru di Sumatra Selatan terus bertambah. Namun, Rumah Sehat Covid-19 di Wisma Atlet Jakabaring...
ANTARA/Prasetia Fauzani

Perawat Meninggal Akibat Korona, Puskesmas di Tuban Ditutup

👤Ahmad Yakub 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 17:05 WIB
Puskesmas dan dua pasar tradisional di Kecamatan Singgahan ditutup setelah seorang perawat dan satu warga di Kecamatan Singgahan meninggal...
Antara

Tiga Kecamatan Terdampak Abu Vulkanik Sinabung

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 16:25 WIB
GUNUNG Sinabung dengan ketinggian 2.460 m di atas permukaan laut mengalami erupsi pagi tadi, Sabtu (8/8), sekitar pukul 01.58 WIB. Abu...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya