Kamis 30 Juli 2020, 12:30 WIB

Kasus Covid-19 India Tembus 1,5 Juta, Studi Menyangsikan

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Kasus Covid-19 India Tembus 1,5 Juta, Studi Menyangsikan

AFP/XAVIER GALIANA
Pedagang kaki lima menjual rakhi (benang suci) di sepanjang jalan di pasar grosir Sadar Bazar di New Delhi (29/7/2020)

 

Jumlah kasus virus covid-19 di India telah melampaui 1,5 juta dan kematian mendekati 35.000. Tetapi hasil tes covid-19 di Mumbai telah menimbulkan keraguan lebih lanjut pada data resmi di negara berpenduduk terbesar kedua di dunia.

Bahkan ketika jumlah kasus covid-19 meningkat dan lebih banyak daerah memberlakukan lockdown, Perdana Menteri Narendra Modi mengklaim minggu ini India berada dalam posisi yang lebih baik daripada negara-negara lain dan memenangi pujian internasional.

Situs web Kementerian Kesehatan Federal kini tidak lagi mencantumkan total infeksi covid-19 karena pemerintah lebih menekankan pada pemulihan. Kementerian Kesehatan pada Rabu (29/7) melaporkan hampir 50.000 infeksi covid-19 baru dan 768 kematian.

India, negara Asia Selatan dan rumah bagi beberapa kota paling padat di dunia, tapi pengeluaran perawatan kesehatan per kapita termasuk yang terendah di dunia.

Baca juga: Penyebaran Covid-19 Semakin Cepat di AS dan Brasil

Kasus covid-19 melewati satu juta 12 hari sebelumnya. Namun, banyak ahli mengatakan India tidak menguji cukup banyak orang, sehingga banyak kematian terkait virus covid-19 tidak dicatat.

Sebuah penelitian yang dirilis pada Selasa (28/7) yang menguji antibodi covid-19 melaporkan sekitar 57% orang di daerah kumuh padat di Mumbai memiliki infeksi virus covid-19. Jumlah ini jauh lebih banyak dari yang tersaji oleh data resmi.

Ullas S Kolthur dari Tata Institute of Fundamental Research yang terlibat dalam melaksanakan survei mengatakan ia terkejut dengan hasilnya.

"Setidaknya di daerah kumuh, kami pikir itu sebagian besar dikarenakan social distancing tidak berhasil karena kepadatan penduduk," kata Kolthur kepada kantor berita AFP.

Pekan lalu sebuah penelitian menunjukkan hampir seperempat orang di ibu kota, New Delhi, telah terjangkit covid-19. Jumlahnya hampir 40 kali dari angka total resmi. (Al Jazeera/OL-14)

Baca Juga

AFP/Joseph Eid

Libanon Perintahkan Penahanan Pejabat Pelabuhan

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 08:52 WIB
Hingga kini, penyebab ledakan belum diketahui secara pasti, tetapi otoritas mengaitkan ledakan itu dengan sekitar 2.750 ton amonium...
Sao Paulo State Government / AFP

Vaksin Covid-19 Mulai Tersedia di Tiongkok Akhir Oktober

👤Antara 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 08:00 WIB
Vaksin covid-19 yang diproduksi oleh China National Biotec Group (CNBG) telah lolos uji klinis nasional dan siap diproduksi 220 juta...
JOSEPH EID / AFP

Presiden Prancis Akan Kunjungi Beirut

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 06:56 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron akan bertemu dengan mitranya Michel Aoun dan Perdana Menteri Hassan Diab untuk memberikan dukungan moril...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya