Kamis 30 Juli 2020, 08:55 WIB

Ombudsman DKI: Perusahaan Ojol Hanya Lip Service

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Ombudsman DKI: Perusahaan Ojol Hanya Lip Service

Antara/Galih Pradipta
Sekat di ojol

 

Kepala Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya Teguh P. Nugroho menyebut perusahaan ojek daring ingkar janji. Hal itu berkaitan dengan penyediaan sekat antara penumpang dengan mitra pengemudi yang hingga kini tak ada penyelesaiannya.

Padahal di awal saat hendak beroperasi kembali mengangkut penumpang saat masa PSBB Transisi, para perusahaan ojek daring berlomba mengiklankan diri untuk menyediakan penyekat sebagai bentuk penularan covid-19.

"Ya, mana? Kalau kita hitung di antara 1.000 paling hanya puluhan. Padahal itu kan sebagai bentuk protokol kesehatan," kata Teguh, Rabu (29/7).

Ia menyebut janji dan promosi para perusahaan ojek daring itu hanya pemanis agar diizinkan pemerintah mengangkut penumpang.

"Ya bisa dibilang hanya 'lip service'," tukas Teguh.

Baca juga: 905 Petugas Diterjunkan Antisipasi Kepadatan Lalin Idul Adha

Kementerian Perhubungan yang bisa menagih hal ini, imbuhnya, hanya diam hingga saat ini. "Tidak ada teguran atau sanksi yang diberikan. Pemda juga terlihat tak peduli," sambungnya.

Menurut Teguh, hal tersebut sebetulnya bisa diatur oleh pemda lewat peraturan daerah (perda). "Perda itu kuat dan mengikat. Dalam UU 12/2011 tentang Pembentukan Perundang-undangan, perda itu memiliki hirarki sama seperti UU tapi di tingkat daerah. Kalau ini diatur dalam perda saya yakin perusahaan akan taat," tegasnya.

Kuat dugaan, kata Teguh, adanya potensi penularan covid-19 antarkaryawan ke pengemudi dan sebaliknya, salah satunya dikarenakan minimnya pelengkap protokol kesehatan pada angkutan daring.

"Ya bisa jadi kan saling menularkan. Karyawan menularkan ke pengemudi, atau pengemudi menularkan ke karyawan. Kita tahu sendiri bahwa rata-rata penumpang ojek adalah para pekerja," tandasnya.

Oleh karena itu, teguh berharap pemerintah baik pusat maupun daerah mau memberikan perhatian lebih pada persoalan ini. (OL-14)

 

Baca Juga

Medcom

DKI Klaim Mampu Periksa Spesimen Covid-19 Hampir 11 Ribu per hari

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 23:04 WIB
"Kapasitas lab kami bisa 10 ribu lebih sehari. Saat ini kami sudah mempunyai 54 lab jejaring yang bisa mendeteksi (covid-19),"...
MI/Ramdani

Indosat Bantah Diminta Pemprov DKI untuk Tutup Kantor

👤Susanto 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 21:22 WIB
Menurut dia, dalam sidak tersebut, pihak Indosat Ooredoo telah menandatangani pakta...
Antara

Anies Minta Peran PMI Perangi Covid-19

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 20:52 WIB
“Para pengurus yang barusan dilantik ini mendapatkan tugas ekstra, terlebih pada masa pandemi seperti sekarang. Ada PR besar terkait...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya