Kamis 30 Juli 2020, 03:35 WIB

Cinta Laura Menjadi Pribadi Tangguh

Zubaedah Hanum | Humaniora
Cinta Laura Menjadi Pribadi Tangguh

MI/Ramdani
Artis Cinta Laura

 

MESKI lahir dalam lingkungan keluarga ekonomi menengah ke atas, artis Cinta Laura tidak menjadikan materi sebagai orientasi hidupnya.

Ayahnya Cinta selalu menekankan padanya bahwa harta bukan segalanya dalam hidup. Cinta juga diajarkan untuk tetap rendah hati meskipun kelak menjadi seorang jutawan.

“Dia (papa) ingatkan aku, sekaya apa pun kita, uang bisa saja hilang dalam sekejap. Makanya sampai sekarang pun setelah aku sudah dewasa, I still maintain those values,” ungkap aktris kelahiran 17 Agustus 1993 itu saat diwawancara dalam program Di Balik Pintu yang tayang di kanal YouTube Boy William, Selasa 28 Juli 2020. Wawancara berlangsung di apartemen Cinta yang ditinggalinya seorang diri.

Cinta Laura lahir di Quakenbrück, Jerman, dari seorang ibu bernama Herdiana dan ayahnya bernama Michael Kiehl, warga negara Jerman. Cinta menuturkan, sang ayah bekerja di dunia perhotelan dan profesi itu turut membawanya berkelana ke berbagai negara.

“Aku hidup di berbagai negara karena papaku bekerja di dunia perhotelan. Bisa dibilang aku tumbuh besar di lingkungan yang sangat nyaman. Aku bersyukur dari kecil orangtuaku bisa memberikanku kehidupan yang enak, libur di tempat enak, tinggal di hotel enak, makanan di restoran terbaik. Jadi aku sangat blessed (diberkati),” ucapnya.

Meski hidup berkecukupan, Cinta mengaku selalu dilatih untuk berjuang dalam hidup dan bekerja keras dengan keringat sendiri dalam mendapatkan sesuatu. Mandat tersebut dite rapkan Cinta hingga dia beranjak dewasa.

“Papa aku selalu ngajarin aku tentang value of money. Sesimpel minta US$20 untuk nonton. Oke diberikan US$20, tapi harus cuci mobil dulu,” kenang Cinta yang pernah hidup sendiri di Amerika Serikat selama delapan tahun itu.


Makna bahagia

Cinta Laura memulai debutnya di dunia hiburan setelah menjadi finalis Top Model tahun 2006. Melihat kepiawaiannya di panggung hiburan, Cinta kemudian didapuk memerankan sinetron pertamanya berjudul Cinderella (Apakah Cinta Hanyalah Mimpi?) pada 2007.

Meski berlabel artis, Cinta menegaskan bahwa dirinya tidak mau memenuhi ekspektasi orang lain. Ia berusaha hidup nyaman dan bahagia untuk dirinya sendiri dan bukan untuk menyenangkan orang lain.

Karena itulah, dalam setiap langkahnya, Cinta selalu berusaha untuk hidup simpel, independen, dan mensyukuri apa yang ia punya. Misalnya saat Cinta menunjukkan koleksi perhiasannya yang itu-itu saja.

Ia menyebutkan, ekspektasi orang terhadap artis perempuan ialah hidup mewah dan salah satu ukurannya ialah perhiasan. Tapi, tidak dengan Cinta.

“Biarpun aku artis, aku ngerasa tidak harus hidup sesuai ekspektasi orang lain terhadap seorang artis. Selama aku hidup nyaman dan bahagia, cukup dengan apa yang aku punya. Kenapa harus maksain punya lebih hanya untuk membuktikan sesuatu kepada orang lain? Apa yang harus aku buktikan?” pungkasnya. (Medcom.id/H-2)

 

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Jumlah Kasus Aktif di Berbagai Daerah Cenderung Menurun

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 06:50 WIB
Perkembangan kasus aktif covid-19 semakin hari cenderung mengalami penurunan dalam periode 13 Juli–12 Agustus...
Dok.MI

Dokter Merdeka

👤FX Wikan Indraro Dokter spesialis anak di RS Panti Rapih Yogyakarta, Lektor FK UKDW, Alumnus S3 UGM 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 06:30 WIB
Kiprah Dr. Moewardi dalam momentum proklamasi kemerdekaan 1945 memberikan inspirasi kepada para dokter Indonesia di jaman sekarang....
Antara

Ketua Satgas Doni Monardo Daftar Relawan Vaksin Covid-19

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 06:20 WIB
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo telah mendaftarkan dirinya untuk menjadi relawan uji klinis vaksin...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya