Rabu 29 Juli 2020, 22:49 WIB

Positivity Rate Covid-19 di Jakarta Capai 6,6%

Putri Anisa yuliani | Humaniora
Positivity Rate Covid-19 di Jakarta Capai 6,6%

MI/Andri Widiyanto
Petugas medis melakukan tes swab ke pedagang pasar di Jakarta

 

KEPALA Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Fify Mulyani hari ini mengungkapkan, positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 6,6%, sementara untuk positivity rate Indonesia sebesar 13,9%.

"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%. Namun, persentase kasus positif ini hanya bisa dianggap valid bila standar jumlah tes yang dilakukan telah terpenuhi. Bila jumlah tesnya sedikit (tidak memenuhi standar WHO), maka indikator persentase kasus positif patut diragukan," kata Fify.

Pemprov DKI Jakarta melakukan tes PCR secara masif untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi/perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan covid-19.

Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, telah dilakukan tes PCR sebanyak 5.258 spesimen.

"4.752 di antaranya untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 542 positif dan 4.210 negatif. Untuk jumlah tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 36.241," terangnya.

Ia menjelaskan, WHO telah menetapkan standar jumlah tes PCR adalah 1.000 orang per 1 juta penduduk per minggu. Berdasarkan WHO, Jakarta harus melakukan pemeriksaan PCR minimum pada 10.645 orang (bukan spesimen) per minggu, atau 1.521 orang per hari.

"Saat ini jumlah tes PCR di Jakarta setiap pekan adalah 4X lipat standar WHO," imbuhnya.

Baca juga : Pemprov DKI: Perusahaan Jangan PHK Karyawan yang Positif Covid-19

Kondisi wabah di sebuah daerah hanya bisa diketahui melalui testing. Strategi tes-lacak-isolasi sangat penting dilakukan dalam penanganan wabah. Jumlah tes yang tidak memenuhi standar WHO berakibat makin banyak kasus positif yang tidak terlacak. Sehingga, semakin banyak pula yang tidak diisolasi, dan semakin meningkatkan potensi penularan covid-19. Jakarta telah memenuhi standar itu, bahkan melebihinya.

Tes PCR di Jakarta dilakukan melalui kolaborasi 47 Laboratorium Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, BUMN, dan swasta. Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan biaya tes kepada Laboratorium BUMN dan swasta yang ikut berjejaring bersama dalam pemeriksaan sampel program.

Sementara itu, penambahan kasus positif pada hari ini sebanyak 584 kasus.

"Dari total 584 kasus, 207 orang ditemukan dari tes Puskesmas dan 377 orang dari tes RS/Klinik/Lab. Dengan rincian, 377 kasus (64%) dari passive case finding atau orang yang mendatangi RS/Klinik/Lab; 140 kasus (24%) dari contact tracing kasus sebelumnya; dan 67 kasus (12%) dari active case finding," jelasnya.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta saat ini sebanyak 7.037 kasus (orang yang masih dirawat/isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta pada hari ini sebanyak 20.470 kasus, Dari jumlah tersebut, 12.613 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 820 orang meninggal dunia.

Selama vaksin belum tersedia, maka penularan wabah harus dicegah bersama-sama dengan disiplin menegakkan pembatasan sosial dan protokol kesehatan. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA/ADWIT B PRAMONO

Menerobos Blank Spot dengan BTS Mobile dan 5 Ribu Tablet

👤MI 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 06:11 WIB
Sudah saatnya dunia pendidikan tinggi terintegrasi dengan dunia industri (usaha) dalam menghasilkan karya-karya inovasi yang bermanfaat...
ANTARA/MAULANA SURYA

Kampus Merdeka Menuju Pendidikan Tinggi Berkualitas

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 05:58 WIB
Jika pendidikan tinggi memberikan hasil pendidikan kualitas dunia, lulusannya ialah SDM yang unggul dan kompetitif dan bermanfaat bagi...
MI/DWI APRIANI

Penyesuaian SKB 4 Menteri Tetap Prioritaskan Kesehatan dan Kesela

👤Dro/S2-25 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 05:41 WIB
Selain wajib menggunakan masker, para siswa juga harus ikuti protokol kesehatan selama berada di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya