Rabu 29 Juli 2020, 20:10 WIB

Pemerintah Tempatkan Dana Rp2 Triliun di Bank DKI

Raja Suhud | Ekonomi
Pemerintah Tempatkan Dana Rp2 Triliun di Bank DKI

Dok. Bank DKI
Penempatan dana di BPD, Bank DKI memperoleh dana Rp2 triliun.

 

PEMERINTAH Pusat secara resmi telah menunjuk Bank DKI sebagai salah satu BPD yang menerima penempatan dana sebesar Rp2 triliun untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional. 

Penandatanganan perjanjian kerja sama oleh Direktur Utama Bank DKI, Zainuddin Mappa dengan Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Andin Hadyanto dan disaksikan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, penempatan dana di BPD ini merupakan kelanjutan pemerintah pusat setelah sebelumnya telah menempatkan dana pada 4 Bank Himbara sebesar Rp30 triliun, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 70 Tahun 2020 tentang Penempatan Uang Negara Pada Bank Umum Dalam Rangka Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional yang merupakan bagian dari kebijakan dalam penanganan pandemi COVID-19.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini dalam keterangan tertulisnya mengatakan sebagai agent of development, Bank DKI memiliki peran dalam pembangunan ekonomi di DKI Jakarta. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat khususnya kementerian keuangan yang telah mempercayakan Bank DKI. 

"Rencananya, dana tersebut akan kita manfaatkan untuk penyaluran kredit kepada sektor produktif sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi,” tulisnya dalam siaran pers Bank DKI.

Lebih lanjut Herry menjelaskan Bank DKI telah melakukan sejumlah upaya termasuk memberikan kebijakan relaksasi kredit bagi sektor usaha yang terdampak Covid-19. Relaksasi yang diberikan kepada debitur di antaranya kredit mikro, kecil dan konsumer. 

" Bank DKI juga melakukan penangguhan terhadap pokok pinjaman dan menurunkan suku bunga. Semua kami tangguhkan pokok pinjaman dalam jangka waktu enam bulan, tapi setiap tiga bulan akan kami review kembali”, tutup Herry.(RO/E-1)

Baca Juga

MI/Bary Fatahillah

Ekonomi di tengah Pandemi Ditentukan Pilihan Kebijakan Pemerintah

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 18:38 WIB
Pemerintah sedianya memiliki dua pilihan saat pandemi merebak, yakni melakukan karantina dan melakukan test, tracing and isolation (TTI)...
Antara/Hafidz MubarakA

Jokowi Bicara Potensi Krisis Pangan di Kongres Gerindra

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 17:36 WIB
Jokowi menyakini Indonesia memiliki modal yang sangat kuat untuk bisa memenuhi kebutuhan pangan secara...
Antara

Marak PHK saat Covid-19, Kadin Minta Pemerintah Perluas BLT

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 16:45 WIB
PROGRAM pengaman jaringan sosial (bansos/blt) harus benar-benar diutamakan untuk dijalankan bagi kelompok yang terdampak Covid. Kalau...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya