Rabu 29 Juli 2020, 16:50 WIB

Enam Camat di Kabupaten Pati Positif Covid-19

Akhmad Safuan | Nusantara
Enam Camat di Kabupaten Pati Positif Covid-19

Dok MI
Ilustrasi

 

TEST rapid dan swab massal di lingkungan kantor Pemerintahan Kabupaten Pati, Jawa Tengah mendapati enam orang camat positif covid-19. Mereka langsung dikarantina dan ruangan tempat kerja diseprot disinfektan.

Pemantauan mediaindonesia.com, Rabu (29/7) susai melakukan test rapid dan swab massal di lingkungan kantor Pemerintahan Kabupaten Pati, kantor kecamatan dan sekretarid daerah (Sekda) dilakukan penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran covid-19 di sana.

Hasil laboraturium tet swab yang dilaksanakan Sabtu (25/7) lalu telah keluar dan hasilnya Bupati Pati Haryanto, Wakil Bupati Saiful Arifin, Sekda Haryono, pejabat eselon II dan III, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Pati, dinyatakan negatif Covid-19. Namun, ada enam dari 21 camat di Pati dinyatakan positif Covid-19.

"Keenam camat yang diketahui positif covud-19 langsung dikarantina, mereka tidak boleh keluar dan bekerja sebelum negatif," kata Bupati Pati Haryanto.

Baca Juga: Kota Cirebon Gencar Razia Masker tapi Tanpa Sanksi

Hasil swab test massal terhadap para pegawsi dan pejabat di Pati, jelas Haryanto, merupakan langkah untuk mencegah dan percepatan penanganan Covid-19 di daerahnya.Kedepannya rapid test massal akan terus digencarkan.

Dipilihnya pertama kali test terhadap pejabat dan pegawai, lanjut Haryanto, karena mereka adalah pelayan masyarakat yang rentan terhadap penularan, sehingga mencegah penyebaran berikutnya maka para pegawai harus benar-benar
negatif Covid-19.

Petugas kesehatan juga melakukan pelacakan (tracking) terhadap orang-orang yang telah melakukan kontak langsung dengan camat tersebut. Hal ini untuk memutuskan mata rantai penyebaran dan sekaligus deteksi dini agar dapat dilakukan penanganan cepat.

"Saya minta warga dan pegawai yang terkait dengan pelayanan publik lebih waspada san tetap melaksanakan protokol kesehatan," ujar Haryanto. (OL-13)

Baca Juga

Antara

Tega, Sekdes di Brebes Curi Uang BLT Rp231 Juta

👤Supardji Rasban 🕔Senin 03 Agustus 2020, 23:49 WIB
Sekdes mencuri dan membawa kabur sebagian uang Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap III dana desa bagi warga terdampak...
MI/Gabriel Langga

Hanya Delapan dari 147 Desa di Sikka Tergolong Maju

👤Gabriel Langga 🕔Senin 03 Agustus 2020, 23:43 WIB
Tidak ada desa yang masuk kategori...
ilustrasi

Tolak Beri Rp20 Ribu, Istri Digebuk Suami Hingga Tewas

👤Solmi 🕔Senin 03 Agustus 2020, 23:34 WIB
Tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan SAM dipicu masalah sepele, yakni lantaran ditolak isterinya saat meminta uang...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya