Rabu 29 Juli 2020, 15:11 WIB

Semester I 2020, Omzet Pegadaian Capai Rp 80,4 Triliun

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Semester I 2020, Omzet Pegadaian Capai Rp 80,4 Triliun

Antara//Akbar Nugroho
Nasabah melakukan transaksi di kantor cabang Pegadaian di Jakarta.

 

PT Pegadaian (Persero) terus mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui penyaluran pinjaman kepada masyarakat.

Hingga Juni 2020, perseroan berhasil mencatatkan omzet sebesar Rp 80,4 triliun, atau naik 18,8% dibandingkan Juni 2019, yakni Rp 67,7 triliun.

Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto, menyebut 60% pinjaman yang disalurkan bersifat produktif. Adapun 40% sisanya bersifat konsumtif. Perseroan berkomitmen untuk berperan aktif membantu masyarakat di tengah pandemi covid-19.

Baca juga: Pegadaian Beri Keringanan bagi Nasabah Terdampak Covid-19

"Saat ini, masyarakat menghadapi ketidakpastian akibat pandemi. Meskipun kondisi global kurang bersahabat, penyaluran pinjaman perseroan masih relatif aman. Sampai akhir Juni 2020, NPL tercatat 2,37%. Artinya, di bawah rata-rata NPL industri keuangan," papar Kuswiyoto dalam media gathering secara virtual, Rabu (29/07).

Lebih lanjut, Kuswiyoto mengungkapkan kinerja perseroan terus menunjukkan capaian positif. Outstanding loan (OSL) per 30 Juni 2020 tercatat Rp 53,0 triliun, atau naik 21,3% dibandingkan Juni 2019 sebesar Rp 43,6 triliun.

Aset perusahaan juga naik 22,0%, dari sebelumnya Rp 56,1 triliun menjadi Rp 68,4 triliun. Itu mendorong perseroan untuk meningkatkan kinerja produk gadai sebagai bisnis utama.

Baca juga: Presiden: Kuartal III, Kunci Selamatkan Ekonomi Nasional

"Kami terus meningkatkan sistem layanan kepada nasabah di seluruh wilayah. Hingga Juni 2020, jumlah nasabah perseroan tercatat 15 juta orang. Tumbuh 26,6% dibandingkan Juni 2019, yaitu 11,9 juta orang,“ jelas Kuswiyoto.

Pada kinerja keuangan semester I 2020, Pegadaian mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 10,1 triliun. Capaian itu naik 27,8% dibandingkan semester I 2019, yakni Rp 7,9 triliun. Perseroan pun mampu mempertahankan pencapaian laba bersih sebesar Rp 1,5 triliun, sama dengan periode sama tahun lalu.

Untuk meningkatkan layanan bisnis, perseroan telah memiliki pondasi yang kuat. Di antaranya dengan melakukan mitra sinergi untuk memperluas channel distribusi. Saat ini, tercatat 716 mitra sinergi dari berbagai instansi yang sudah menjalin kerja sama dengan perusahaan.(OL-11)

 

Baca Juga

MI/Fransisco Carolio Hutama gani

Harga Pangan Dorong Deflasi IHK Juli 2020

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 03 Agustus 2020, 23:29 WIB
Perkembangan ini dikatakan dipengaruhi oleh inflasi kelompok inti yang tetap rendah serta deflasi pada kelompok volatile...
Ist/Kementan

Kepala BPPSDMP Ajak Insan Pertanian Bangun BPP Kostratani

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Agustus 2020, 21:48 WIB
Dedi Nursyamsi juga mengingatkan bahwa dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian dunia sangatlah besar, termasuk untuk...
Antara/Fakhir Hermansyah

Modal Bukopin Kini Bertambah Rp838 Miliar

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 03 Agustus 2020, 21:30 WIB
Bukopin menerbitkan saham baru sejumlah 4,660,763,499 saham baru kelas B, sesuai dengan persetujuan pemegang saham yang diperoleh pada RUPS...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya