Rabu 29 Juli 2020, 10:24 WIB

Limbah Pasien Covid-19 Capai Puluhan Ton

Denny Susanto | Nusantara
Limbah Pasien Covid-19 Capai Puluhan Ton

MI/Cikwan Suwandi
Seorang petugas sedang memusnahkan limbah medis infeksius Covid-19

 

UPAYA pandemi covid-19 tidak lepas dari ancaman timbulan limbah pasien covid yang masuk kategori limbah B3. Di Kalimantan Selatan limbah B3 infeksius pasien covid sudah mencapai 40 ton lebih. Keberadaan limbah B3 infeksius (limbah medis) dari penderita covid -19 ini terus mendapat pemantauan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalsel. 

"Limbah B3 infeksius penderita covid ini masuk kategori limbah B3. Kami terus melakukan pemantauan, secara periodik melalui DLH kabupaten/kota terkait data timbulan volume limbah infeksius serta penanganannya," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana, Rabu (29/7).

Dikatakannya pemantauan juga dilakukan terhadap limbah yang berasal dari Fasyankes (rumah sakit, puskesmas) dan karantina baik di kabupaten/kota maupun karantina milik Pemprov.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Kemitraan, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Benny Rahmadi mengatakan penanganan limbah infeksius covid-19 di Kalsel penanganannya berpedoman pada surat edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) tentang Pengelolaan Limbah Infeksius (limbah B3) Dan Sampah Rumah Tangga dari Penanganan Corona Virus Disease.

"Penanganan limbah dari pasien covid yang berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan maupun karantina di kabupaten/kota dan provinsi dilakukan pada sumbernya dengan menyediakan tempat sampah tertutup pada setiap kamar pasien covid, masker, APD atau tempat makanan yang bersentuhan dengan pasien dikategorikan sebagai limbah infeksius sehingga harus diperlakukan secara khusus," ujarnya

Sejauh ini penanganan limbah covid di Kalsel sebagian besar dikerjasamakan pihak ketiga yang berizin dan sebagian lagi dilakukan melalui pemusnahan dengan incinerator bersuhu minimal 800 derajat celsius. Data DLH Provinsi Kalsel mencatat sejak pandemi covid terpantau masuk ke Kalsel, total timbulan limbah B3 infeksius pasien covid mencapai 40,622.92 ton

Limbah B3 infeksius ini berasal dari 20 rumah sakit rujukan atau penanganan covid ditambah tempat karantina dan fasyankes tersebar di 13 kabupaten/kota. Limbah B3 infeksius penderita covid terbanyak dihasilkan RS Ulin Banjarmasin yang mencapai 10 ton lebih, juga RSUD Anshari Saleh Banjarmasin, RSUD Boejasin Kabupaten Tanah Laut, RSUD Ratu Zaleha Kabupaten Banjar maupun RSUD Idaman Kota Banjarbaru.

baca juga: Kalsel Gulirkan Jurus Pamungkas

Volume timbulan limbah B3 infeksius pada Maret sebanyak 27,139.5 ton, April 2,341.8 ton, Mei 4,032.7 ton, Juni 4,114 ton dan sepanjang Juli ada 3,0 ton. Pada bagian lain hingga Rabu (29/7) siang jumlah kasus positif virus korona di Kalsel sudah mencapai 5.782 kasus atau bertambah 94 kasus dari hari sebelumnya. Jumlah pasien sembuh juga bertambah 158 orang menjadi 3.107 orang dengan persentase 53,74 persen. (OL-3)

Baca Juga

MI/Rendy Ferdiansyah

Pemprov Babel Investasi Rp2 Miliar Untuk Kualitas Lada

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 09:00 WIB
Agar masuk bursa perdagangan, lada dari Bangka Belitung harus memenuhi 11 parameter. Saat ini laboratorium lada di Babel hanya memenuhi 9...
MI/Denny Susanto

Gugus Tugas Kalsel Akui Pandemi Covid Belum Mampu Dikendalikan

👤Denny Susanto 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 08:41 WIB
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona (covid-19) Kalimantan Selatan menduga sudah terjadi penularan bersifat transmisi lokal atau...
MI/Hijrah Ibrahim

14 Orang Penyelenggara Pemilu Diduga Dukung Calon Independen

👤Hijrah Ibrahim 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 07:29 WIB
Bawaslu Kota Ternate menemukan 14 nama penyelenggara pemilu baik dari KPU maupun Bawaslu masuk dalam daftar dukungan untuk calon...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya