Rabu 29 Juli 2020, 09:03 WIB

KPK Telisik Dugaan Aset Kebun Sawit Nurhadi

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
KPK Telisik Dugaan Aset Kebun Sawit Nurhadi

MI/Susanto
Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka di KPK

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi dugaan kepemilikan kebun kelapa sawit milik mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurrachman. KPK mendalami hal itu dari Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Medan, Hilman Lubis.

"Penyidik mengonfirmasi keterangan para saksi tersebut terkait dengan dugaan kepemilikan kebun kelapa sawit milik tersangka NHD (Nurhadi)," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Rabu (29/7).

Ali enggan membeberkan apa yang dikulik penyidik dari mulut Hilman. Alasannya untuk menjaga kerahasian proses penyidikan.

Baca juga: KPK Dalami Pencucian Uang Aset Kekayaan Nurhadi

Nurhadi diduga menerima suap Rp33,1 miliar dari Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto lewat menantu Nurhadi, Rezky Herbiono. Suap dimaksudkan memenangkan Hiendra dalam perkara perdata kepemilikan saham PT MIT. Nurhadi juga diduga menerima sembilan lembar cek dari Hiendra terkait Peninjauan Kembali (PK) perkara di MA.

Selain itu, Nurhadi diduga mengantongi Rp12,9 miliar dalam kurun waktu Oktober 2014 sampai Agustus 2016. Gratifikasi diduga terkait pengurusan perkara sengketa tanah di tingkat kasasi dan Peninjauan Kembali (PK) di MA juga untuk Permohonan Perwalian.

Nurhadi dan Rezky disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b subsider Pasal 5 ayat (2) lebih subsider Pasal 11 dan/atau Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara Hiendra disangka melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b subsider Pasal 13 Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.(OL-5)

Baca Juga

Antara

Operasi Yustisi PSBB DKI: 14 Kantor dan 118 Restoran Disegel

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 22 September 2020, 16:40 WIB
14 kantor dan 118 rumah makan atau restoran disegel setelah terjaring operasi yustisi PSBB jilid II di DKI Jakarta dari 14 September hingga...
MI/Susanto

Penetapan Paslon Pilkada, Bawaslu Imbau Tidak Ada Kerumunan Massa

👤Indriyani Astuti 🕔Selasa 22 September 2020, 16:19 WIB
Pengumuman bakal pasangan calon yang lolos sebagai peserta pemilu, ujar Abhan, akan diumumkan secara daring di laman resmi...
MI/Vicky Gustiawan

Pasien Isolasi Mandiri Wisma Atlet Capai 1.664 Orang

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 22 September 2020, 16:12 WIB
Secara rekapitulasi pasien isolasi mandiri di Wisma Atlet yang terdaftar hingga kini mencapai 1.731...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya