Rabu 29 Juli 2020, 09:01 WIB

Prancis Kirimkan Ventilator ke India

Basuki Eka Purnama | Internasional
Prancis Kirimkan Ventilator ke India

AFP/SAM PANTHAKY
Dokter dan perawat di Ahmedabad, India menguji alat yang membagi empat oksigen dari sebuah ventilator.

 

PESAWAT Angkatan Udara Prancis, Selasa (28/7), mengirimkan ventilator dan puluhan ribu alat uji covid-19 untuk membantu India menghadapi pandemi itu.

Pengiriman yang merupakan balasan setelah India mengirimkan obat-obatan ke Prancis di awal pandemi pada awal tahun ini diserahkan kepada Palang Merah India di sebuah bandara militer di New Delhi.

Sebanyak 130 ventilator, 50 ribu alat uji, dan 50 ribu alat tes swab tiba saat angka kasus covid-19 di India melampaui 1,5 juta dengan hampir 35 ribu orang tewas.

Baca juga: Separuh Warga di Daerah Kumuh Mumbai Tertular Covid-19

Dengan sekitar 50 ribu kasus covid-19 baru dilaporkan setiap harinya, India menjadi negara dengan penambahan kasus covid-19 terbanyak di dunia dan kini berada di belakang Brasil dan Amerika Serikat (AS).

Saat mengumumkan bantuan untuk India itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron memuji India karena mengirimkan obat-obatan ke Prancis saat stok internasional menipis.

"Saat Prancis menghadapi fase kritis dalam krisis kesehatan ini, India berada di samping kami," ujar Macron dalam surat kepada Perdana Menteri India Narendra Modi. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/STR

Perilaku Tiongkok di LCS Bertentangan dengan Hukum Internasional

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 07:24 WIB
Masalah di LCS muncul saat Tiongkok mengklaim sekitar 80% wilayah perairan itu sebagai bagian dari negaranya melalui konsep 9 titik...
AFP/Handout / DALATI AND NOHRA

PM Libanon Mengundurkan Diri

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 05:22 WIB
Dalam pidato singkatnya di televisi, Diab mengatakan dia mengambil langkah mundur sehingga dapat berdiri bersama rakyat dan berjuang untuk...
AFP

Raja Media Hong Kong Ditangkap dengan UU Keamanan

👤MI 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 02:55 WIB
RAJA media Hong Kong Jimmy Lai, salah satu kritikus paling vokal terhadap Beijing, ditangkap Senin...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya