Rabu 29 Juli 2020, 08:29 WIB

Zuckerberg Minta AS Perbaharui Aturan untuk Internet

Basuki Eka Purnama | Internasional
Zuckerberg Minta AS Perbaharui Aturan untuk Internet

AFP/MANDEL NGAN
CEO Facebook Mark Zuckerberg

 

PEMIMPIN Facebook Mark Zuckerberg, Rabu (29/7) akan berbicara dalam dengar pendapat antirust dan mengatakan perusahaan raksasa internet itu tidak akan meraih sukses tanpa UU yang mempromosikan persaiangan. Meski begitu, Zuckerberg juga akan menuntut perbaharuan di aturan internet.

"Facebook bangga menjadi perusahaan Amerika Serikat," ujar Zuckerberg dalam pidato yang disiapkan untuk dengar pendapat di Komite Hukum DPR AS.

"Kisah kami tidak akan mungkin tanpa Undang-Undang di AS yang mendukung kompetisi dan inovasi," imbuhnya.

Baca juga: Biden akan Umumkan Cawapresnya Pekan Depan

Namun, Zuckerberg juga mengungkapkan kekhawatiran mengenai besarnya kekuatan yang dimiliki perusahaan teknologi.

"Itulah mengapa saya meminta peran aktif dari pemerintah dan pembuat aturan untuk memperbaharui aturan mengenai internet," lanjut Zuckerberg.

Rapat dengar pendapat pada Rabu (29/7) itu juga akan menghadirkan Eksekutif Kepala Apple Tim Cook, Jeff Bezos dari Amazon, dan Sundar Pichai dari Google.

CEO keempat perusahaan paling kuat di dunia itu akan memberikan kesaksian dalam dengar pendapat yang digelar kurang dari 100 hari sebelum pemilu AS. (AFP/OL-1)

Baca Juga

Antara

Ilmuwan Jepang Beralih ke Ulat Sutera untuk Vaksin Covid-19

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 17:55 WIB
Profesor Universitas Kyushu, Takahiro Kusakabe, dan timnya sedang bekerja untuk mengembangkan vaksin unik menggunakan ulat...
Antara

Rusia Tawarkan Pasok Vaksin Covid-19 ke Filipina

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 17:45 WIB
Rusia bersedia memasok vaksin virus korona (covid-19) ke Filipina, atau bekerja sama dengan perusahaan lokal untuk memproduksinya secara...
AFP/YONHAP

Banjir Korsel Akibatkan Puluhan Orang Meninggal, Ribuan Mengungsi

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 16:18 WIB
Hujan deras, tanah longsor, dan banjir di Korsel telah menewaskan sedikitnya 30 orang dalam beberapa hari terakhir. Namun, jumlah korban...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya