Rabu 29 Juli 2020, 07:02 WIB

Disnaker DKI Tuding Perkantoran tidak Jalankan Protokol Covid-19

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Disnaker DKI Tuding Perkantoran tidak Jalankan Protokol Covid-19

ANTARA/Reno Esnir
Petugas menyemprotkan cairan desinfektan di Gedung KPK, Jakarta.

 

KEPALA Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnaker) DKI Jakarta Andri Yansyah membeberkan penyebab penularan covid-19 di perusahaan atau perkantoran sehingga membuat perkantoran menjadi klaster tersendiri.

Penyebabnya antara lain satgas covid-19 internal perusahaan tidak berfungsi maksimal. Dalam Surat Keputusan Kepala Disnaker No 1477 tahun 2020 disebutkan bahwa tiap perusahaan harus membentuk satgas penanganan covid-19. Satgas inilah yang berperan menyiapkan dan menerapkan protokol covid-19 di tiap perkantoran.

"Sering kali saya menemukan protokol covid-19 itu sudah disiapkan tetapi terkadang tidak dijalankan kenapa itu dia gugus tugasnya tidak berfungsi dengan baik sehingga klaster di perkantoran terjadi. Kalau saja rewel cuci tangan dulu airnya sudah ada, sabun sudah ada, tapi dia engga lakukan itu. Ukur suhu badan saja kadang basa basi," keluh Andri, Selasa (28/7).

Baca juga: Pengawasan Kantor Kurang Efektif

Peran satgas perusahaan, menurut Andri, sangat vital karena menjadi bagian pengawasan internal. Sementara pihaknya adalah pengawas eksternal dengan melakukan inspeksi mendadak atau sidak.

"Ini harus betul pengawasan. Kan engga mungkin saya sampai sedemikian rupa. Makanya tadi saya katakan peran serta dari gugus tugas internal perusahaan," ujarnya.

Disnaker DKI sudah menyiapkan sanksi bagi perusahaan yang sudah melanggar di antaranya peringatan pertama hingga ketiga sampai penyegelan atau penutupan sementara.

Ia pun mengapresiasi pihak-pihak yang sudah memberikan laporan terkait adanya perusahaan-perusahaan yang melanggar aturan protokol covid-19.

Pemberitaan di media massa diharapkan bisa menjadi pelajaran penting bagi perusahaan untuk bijak menerapkan protokol kesehatan dengan maksimal.

"Makanya saya katakan tadi peran serta dapur masing-masing, gugus tugas internal. Tapi terima kasih ada pemberitaan yang besar bisa menjadi pelajaran yang bagus untuk mengaktifkan gugus tugas internal perusahaan," tukasnya. (OL-1)

Baca Juga

Mi/ LILIEK DHARMAWAN

Layanan Seks Virtual di Grup Line

👤Tri/J-2 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 06:01 WIB
Admin mencari calon anggota grup melalui media sosial. Pun setiap orang yang ingin bergabung ke grup Line harus membayar uang sekitar Rp100...
MI/VICKY GUSTIAWAN

Ratusan Pelanggar Gage Ditilang

👤Tri/KG/J-2 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 05:54 WIB
Sistem gage diberlakukan di 25 ruas jalan Ibu Kota. Sambodo menjelaskan dari 25 ruas jalan itu, 13 kawasan menerapkan tilang elektronik,...
Antara/Aprillio Akbar

Belasan Kampung Kumuh bakal Ditata

👤Put/J-2 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 05:51 WIB
Pemerintah Provinsi DKI berencana menata 11 rukun warga (RW). Penataan itu menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD)...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya