Rabu 29 Juli 2020, 06:27 WIB

Emas Terus Menguat Jelang Pertemuan Fed AS

Antara | Ekonomi
Emas Terus Menguat Jelang Pertemuan Fed AS

AFP
Harga emas dalam 10 tahun terakhir

 

EMAS melanjutkan tren penguatan, naik lagi ke rekor tertinggi baru pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), ketika pembuat kebijakan Federal Reserve AS memulai pertemuan yang diperkirakan akan memberikan lebih banyak stimulus moneter untuk mendukung ekonomi Amerika yang tercabik virus corona.
  
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, naik lagi 13,6 dolar AS atau 0,7 persen menjadi ditutup pada 1.944,6 dolar AS per ounce. Emas berjangka berhasil menembus level psikologis 1.900 dolar AS, melonjak 33,5 dolar AS atau 1,77 persen menjadi 1.931 dolar AS pada Senin (27/7/2020).
  
Emas berjangka juga naik 7,5 dolar AS atau 0,4 persen menjadi 1.897,5 dolar AS pada Jumat (24/7/2020), setelah terangkat 24,9 dolar AS atau 1,34 persen menjadi1.890 dolar AS pada Kamis (23/7/2020), dan menguat dua hari sebelumnya masing-masing 21,2 dolar AS dan 26,5 dolar AS.
  
Di pasar spot emas sempat melonjak ke rekor tertinggi 1.980,57 dolar AS, tetapi harga mundur kembali sebanyak 3,7 persen karena investor melakukan aksi ambil untung dan dolar bangkit kembali.
  
"Ketika Anda mendapatkan momentum kuat masuk, Anda mendapatkan banyak spekulan yang ingin menghasilkan keuntungan cepat," kata Michael Matousek, kepala pedagang di Global Investors AS.
  
"Tidak ada yang berubah sama sekali secara fundamental, defisit dan suku bunga yang lebih rendah memicu inflasi masih akan ada di sini, jadi tidak ada alasan untuk tidak memiliki emas, sungguh."
  
Investor sekarang menunggu hasil pertemuan kebijakan dua hari The Fed pada Rabu waktu setempat setelah bank sentral AS mengumumkan perpanjangan beberapa fasilitas pinjaman hingga akhir tahun. Saham-saham jatuh ketika paket bantuan satu triliun dolar AS diumumkan oleh Senat AS yang dikuasai Partai Republik yang menghadapi penentangan dari keduanya, Demokrat dan Republik.

baca juga: Investor Masih Khawatir Covid-19, Harga Emas Kembali Naik
  
Kepala strategi komoditas di TD Securities, Bart Melek menyebutkan ambiguitas undang-undang triliunan dolar tentu saja positif untuk emas karena menunjukkan bahwa The Fed harus mengambil langkah-langkah yang lebih akomodatif untuk mendukung perekonomian. Goldman Sachs menambahkan harfa enas diperkirakan akan naik ke 2.300 dolar AS per troy ounce selama 12 bulan ke depan. (OL-3)

Baca Juga

MI?susanto

Ekonomi Tumbuh Negatif, BI Siap Eratkan Sinergi Pulihkan Ekonomi

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 22:34 WIB
Perkembangan ini tidak terlepas dari pengaruh melemahnya ekonomi global sejalan dengan pandemi covid-19 dan menurunnya aktivitas ekonomi...
Antara/Aditya Pradana Putra

Implementasi Lambat, Pemerintah Alihkan Rp238,9 Triliun dana PEN

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 21:35 WIB
"Jadi dalam hal ini masih ada Rp238,9 triliun yang belum selesai dokumen anggarannya. Termasuk dalam hal ini DIPA (Daftar Isian...
Dok. Pribadi

Kolaborasi Bantu Dunia Usaha Bertahan di Tengah Pandemi

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 21:32 WIB
Dia menilai pentingnya kolaborasi dalam bisnis yang memberi manfaat seperti menumbuhkan inovasi, membangun network, memangkas biaya bisnis,...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya