Senin 27 Juli 2020, 17:10 WIB

Desak Tarik Rp561 M dari Formula-e, PSI: Mending untuk yang Urgen

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Desak Tarik Rp561 M dari Formula-e, PSI: Mending untuk yang Urgen

Dok.MI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat engikuti konvoi saat pengumuman tuan rumah Jakarta E-Prix 2020

 

FRAKSI PSI DPRD DKI Jakarta mendesak Gubernur Anies Baswedan menarik kembali commitment fee Formula E yang sudah dibayarkan sekitar Rp561 milliar.

Penyampain itu dilakukan Wakil Ketua Fraksi PSI Justin Adrian dalam pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019.

"Pemprov dapat menggunakan dana tersebut untuk program lain yang jauh lebih bermanfaat seperti menyediakan ratusan septic tank komunal agar akses sanitasi untuk warga DKI Jakarta menjadi lebih baik," kata Justin.

Selain itu, sebutnya, DKI juga bisa menyediakan sekitar 3.7 juta paket bantuan sosial untuk meningkatkan gizi anak DKI Jakarta. Justin juga menuturkan, uang dari Formula E itu bisa membantu sekitar 85 ribu siswa sekolah swasta untuk membayar uang pangkal dan SPP dan memberikan subsidi untuk peningkatan kesejahteraan bagi sekitar 16 ribu guru honorer.

Pemprov DKI Jakarta, terang Justin, telah menganggarkan Rp 360 Miliar dalam APBD-P 2019 di Dinas Pemuda dan Olahraga untuk membayar commitment fee Formula tahun 2020, padahal acaranya ditunda Juni lalu.

Bahkan untuk tahun anggaran 2020, Pemprov DKI Jakarta telah membayarkan commitment fee penyelenggaraan Formula E tahun 2021 sekitar Rp 201 miliar di pertengahan Februari 2020. Total Rp561 milliar yang dianggarkan, sebut Justin.

“Dari awal sikap kami jelas, nyata dan tegas yaitu menolak event Formula E dan mendesak Pemprov DKI Jakarta untuk segera menarik uang commitment fee yang sudah dibayarkan dan mengalihkannya ke belanja yang lebih prioritas,” pungkas Anggota Komisi D DPRD DKI itu.

Menanggapi kritikan PSI tersebut, Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria memberikan pernyataan. Ia tidak menjawab secara tegas apakah commitment fee Formula E bisa ditarik kembali atau tidak.

"Mengenai keberlangsungan penyelenggaraan event Formula E, Eksekutif bersama dengan PT Jakarta Propertindo sedang melakukan kajian-kajian terkait dengan  Host City Agreement yang sudah dilakukan antara Formula E Operations Limited dengan PT Jakarta Propertindo terkait kemungkinan-kemungkinan yang dapat dilakukan serta akibat yang ditimbulkan dalam perjanjian tersebut," ungkap Riza di Gedung DPRD. (OL-4)

Baca Juga

dok.mi

Halangi Aliran Kali Sunter, Dua Tempat Pemancingan Dibongkar

👤Selamat Saragih 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 18:05 WIB
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur membongkar dua tempat pemancingan. Sebab dianggap menghambat aliran Kali Sunter untuk...
Antara

DPRD DKI Rapat di Puncak, Fitra: Melanggar PP 12/2018

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 17:27 WIB
“Pembahasan di luar kota jelas indikasi pelanggaran PP No 12/2018 ya itu di pasal 91. Itu jelas melanggar PP tersebut,” katanya...
Antara

Polisi Kejar Aktor di Balik Grup Facebook Penghasut RUU Ciptaker

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 17:24 WIB
Polisi sebelumnya telah mengamankan dua orang tersangka, yakni MLAI, 16, dan WH, 16, yang merupakan admin grup...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya