Senin 27 Juli 2020, 16:25 WIB

Puntung Rokok Hanguskan Tujuh Hektar Lahan di Sikka

Gabriel Langga | Nusantara
Puntung Rokok Hanguskan Tujuh Hektar Lahan di Sikka

Antara
ILustrasi kebakaran lahan

 

TUJUH hektare lahan yang ditumbuhi rerumputan dan semak belukar terbakar, kebajaran diduga akibat puntung rokok yang dibuang sembarang di Dusun Kuwu Wireng Desa Lepo Lima, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Senin (27/7).

Kebakaran tersebut membuat sejumlah warga setempat menjadi panik. Pasalnya api tersebut nyaris membakar rumah pemukiman mereka. Beruntung sekali api bisa dipadamkan warga walau hanya menggunakan peralatan seadanya.

Kepala Dusun Kuwu Wireng Sisilia Suryanti saat ditemui mediaindonesia.com mengatakan, kebakaran ini diperkiraan terjadi sekitar pukul 10.15 wita. Waktu  terjadi kebakaran itu angin juga kencang sehingga merambat ke beberapa lahan.

"Kami semua warga disini panik. Apalagi kebakaran ini dekat di rumah pemukiman warga. Jadi ada beberapa warga ambil air dari rumah langsung menyiram di lahan yang terbakar," ungkap Sisilia

Ia menduga kebakaran akibat dari puntung rokok yang dibuang oleh orang tidak bertanggung jawab yang hendak mengiris pohon tuak di kebun. Sebab lahan disekitar itu rumputnya sudah mengering sehingga api dengan cepat membesar dan merambat beberapa lahan.

"Kalau buka kebun warga disini tidak biasa membakar lahan. Biasanya orang iris pohon tuak. Mereka mau iris moke, biasanya isap rokok dulu. Puntung rokok buang sembarang sehingga terjadi kebakaran. Apalagi lahan disekitar ini rumputnya sudah kering semua," ujar Sisilia.

Sisilia yang juga kepala dusun memperkirakan lahan yang terbakar itu sekitar tujuh hektar dan api berhasil dipadamkan. Untuk itu, ia meminta warga yang hendak ke kebun atau mengiris pohon tuak agar jangan membuang puntung rokok sembarangan. (OL-13)

Baca Juga

MI/Djoko Sardjono

Pengungsi Merapi masih Bertahan

👤Djoko Sardjono 🕔Kamis 26 November 2020, 08:28 WIB
Sebanyak 375 pengungsi erupsi Gunung Merapi masih bertahan barak Balai Desa Balerante dan Balai Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang,...
MI/Supardji Rasban

Hasil Tracking, Pejabat Brebes Positif Covid-19 Bertambah

👤Supardji Rasban 🕔Kamis 26 November 2020, 07:12 WIB
Hasil tracking pejabat di lingkungan Pemkab Brebes terkonfirmasi positif covid-19 usai tour Bromo-Malang, bertambah dari 10 orang...
MI/Tosiani

Membuat Hantaran Jadi Peluang Bisnis Baru di Temanggung

👤Tosiani 🕔Kamis 26 November 2020, 06:47 WIB
Di tengah lesu bisnis di Kabupaten Temanggung akibat covid-19, kini para pelaku UMKM menggeluti bisnis membuat hantaran untuk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya