Kamis 23 Juli 2020, 15:48 WIB

Lusa, Polisi Sampaikan Hasil Penyelidikan Kasus Kematian Yodi

Tri Subarkah | Megapolitan
Lusa, Polisi Sampaikan Hasil Penyelidikan Kasus Kematian Yodi

medcom.id
TKP ditemukannya jenazah editor video Metro TV

 

HAMPIR dua minggu sejak jenazahnya ditemukan, namun kasus kematian news video editor Metro TV Yodi Prabowo, 25, belum juga terungkap. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat menyebut polisi belum menangkap orang yang diduga melakukan aksi sadis itu.

Ia pun menolak berkomentar soal perkembangan penanganan kasus kematian Yodi, seperti dugaan korban bunuh diri atau persoalan asmara.

"Nah saya tidak mengambil kesimpulan sekarang, makanya nanti dalam waktu dekat, satu, dua hari ini saya akan umumkan hasil penyelidikan dari semua sisi. Supaya tidak mengulang fakta yang kita dapatkan," kata Tubagus di Markas Polda Metro Jaya, Kamis (23/7).

Baca juga: Editor Metro TV Diduga Dibunuh di Tempat Berbeda

Secara terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat PMJ Kombes Yusri Yunus mengatakan penyidik masih mendalami kasus tersebut. Penyidik, kata Yusri, sudah datang ke TKP untuk menyinkronkan dari keterangan saksi yang sampai saat ini berjumlah 34 orang.

Beberapa orang saksi, lanjut Yusri, dilakukan pemeriksaan ulang untuk dapat melengkapi berkas perkara dan petunjuk oleh penyidik. Dari hasil penyelidikan sejauh ini, Yusri menyampaikan bahwa tidak ada luka lebam akibat kekerasan yang ditemukan dari jenazah Yodi.

"Yang di belakang itu adalah lebam saja karena jasad korban hampir lebih tiga hari di TKP," jelas Yusri.

Selain itu, Yusri mengatakan pihaknya masih mendalami lagi pisau yang ditemukan di lokasi kejadian. Kemarin, Yusri mengatakan berdasarkan hasil laboratorium forensik, polisi menemukan sidik jari dan DNA milik Yodi.

"Saya sudah sampaikan kemarin, sementara ini belum ditemukan sidik jari yang lain. Yang ada adalah sidik jari yang bersangkutan, dan juga DNA yang bersangkutan atau korban. Tetepi ini masih kita dalami lagi," pungkas Yusri.

Baca juga: Warga Curigai Danau Dekat Lokasi Terbunuhnya Editor Metro TV

Jenazah Yodi ditemukan pada Jumat (10/7) siang di pinggir Tol JORR, Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Di tubuh Yodi, polisi menemukan luka tusuk di bagian dada dan leher. Polisi juga menemukan sebilah pisau, dompet, KTP, NPWP, ATM Mandiri, tiga STNK, uang tunai Rp40 ribu, helm, jaket, dan tas selempang di TKP.

Pihak Metro TV meminta polisi untuk mengusut tuntas kejadian tersebut. Hal itu disampaikan oleh News Director Metro TV Arief Suditomo.

"Kami memohon kepada pihak kepolisian utnuk segera menuntaskan penyidikan sehingga kami dapat menemukan titik terang atas kejadian ini," ujar Arief.

Yodi bergabung bersama Metro TV sejak 15 Desember 2015. Yodi merupakan video editor di redaksi dan terakhir bertugas pada Selasa (7/7) pukul 15.000-22:27 WIB. (J-3)

Baca Juga

Antara/Aprilio Akbar

Cari Tau Cara Atasi Banjir, Pansus DPRD Belajar dari Surabaya

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 00:16 WIB
Sebelumnya, Pansus Banjir juga sudah ke Pekalongan dan Semarang untuk mempelajari hal yang...
MI/USMAN ISKANDAR

Pemprov DKI Tambah Pompa untuk Antisipasi Banjir

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 21:26 WIB
Hal itu dipastikan dari pengajuan anggaran Dinas SDA DKI pada rancangan APBD Perubahan 2020 yang saat ini sedang dibahas oleh DPRD DKI...
Dok MI

Pemkot Depok Gelar Rapat Simulasi Suntik Vaksin Covid-19

👤Kisar Rajagukguk 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 21:20 WIB
Menurut Dedi, sasaran warga yang akan divaksin sebanyak 60%. Hanya saja di tahap awal baru 20% saja vaksin yang akan didistribusikan ke...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya